Seputar Kita News -- Toraja Utara – Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus membangun budaya tertib berkendara sejak usia muda terus dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Toraja Utara. Melalui program edukatif bertajuk “Polantas Mappattabe”, personel Satlantas turun langsung memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada para pelajar di Rantepao, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.50 WITA itu berlangsung di Halaman Gereja Katolik Rantepao Monginsidi, Kelurahan Penanian, Kecamatan Rantepao. Program ini menjadi bagian dari komitmen Polres Toraja Utara dalam menanamkan kesadaran berlalu lintas kepada generasi muda sebagai pengguna jalan masa kini dan masa depan.
Sosialisasi dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Toraja Utara, AIPTU Sunardi, didampingi Banit Kamsel Bripda Yahya. Para pelajar yang hadir mendapatkan edukasi tentang pentingnya keselamatan berkendara, etika berlalu lintas, hingga risiko yang dapat terjadi akibat pelanggaran aturan di jalan raya.
Dalam penyampaiannya, petugas menekankan tiga hal utama yang wajib diperhatikan oleh pelajar. Pertama, tidak menggunakan telepon genggam saat mengendarai kendaraan karena dapat mengurangi konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan. Kedua, selalu menggunakan helm standar demi melindungi kepala dari cedera serius saat terjadi insiden di jalan. Ketiga, mematuhi seluruh aturan lalu lintas, termasuk tidak menggunakan knalpot bising, melengkapi kendaraan sesuai ketentuan, serta membawa dokumen penting seperti SIM dan STNK.
Menurut AIPTU Sunardi, keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan membutuhkan kesadaran dari seluruh pengguna jalan, terutama kalangan remaja yang kini semakin aktif menggunakan kendaraan bermotor.
"Kami berharap adik-adik pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing. Kepatuhan terhadap aturan bukan sekadar menghindari sanksi, tetapi merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain," ujarnya.
Program Polantas Mappattabe sendiri hadir dengan pendekatan yang lebih humanis dan edukatif. Selain memberikan pemahaman tentang aturan lalu lintas, kegiatan ini juga bertujuan membangun karakter disiplin serta rasa tanggung jawab di kalangan generasi muda agar tercipta budaya berkendara yang aman dan tertib.
Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari para pelajar. Satlantas Polres Toraja Utara menegaskan bahwa program serupa akan terus digelar secara berkelanjutan di berbagai sekolah dan komunitas sebagai bagian dari upaya menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Toraja Utara.
Dengan edukasi yang konsisten, diharapkan semakin banyak pelajar yang memahami bahwa keselamatan di jalan dimulai dari kebiasaan sederhana: memakai helm, mematuhi aturan, dan berkendara dengan penuh tanggung jawab. Sebab, menjadi pelajar yang cerdas tidak hanya terlihat di ruang kelas, tetapi juga saat berada di jalan raya. (M.khanif)


