Mobil Damkar Tak Bisa Menembus Lokasi, Babinsa dan Warga Berjuang Padamkan Api di Hutan Pinus Tinapu
Seputar Kita News -- TANA TORAJA – Api terus menjalar di antara hamparan rumput dan dedaunan kering. Di tengah sulitnya medan, upaya memadamkan kebakaran tidak bisa mengandalkan mobil pemadam kebakaran. Jalan menuju titik api tak dapat dilalui kendaraan, sehingga warga bersama aparat harus turun langsung dengan peralatan seadanya.
Kebakaran hutan pinus tersebut terjadi di Lingkungan Tinapu, Lembang Patongloan, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, Jumat (21/8/2026).
Mendapatkan informasi mengenai kebakaran, Babinsa Koramil 1414-09/Saluputti Serda Herman Sirenden segera menuju lokasi bersama aparat kelurahan dan masyarakat setempat.
Setibanya di lokasi, mereka langsung bergotong royong memadamkan api. Perjuangan menjadi semakin berat karena titik kebakaran sulit dijangkau kendaraan pemadam. Warga dan aparat pun mengandalkan peralatan yang tersedia untuk menahan agar api tidak terus merambat ke kawasan yang lebih luas.
Menurut Serda Herman Sirenden, api cukup sulit dipadamkan karena kondisi hutan yang dipenuhi rumput serta dedaunan kering. Ditambah musim kemarau, api lebih mudah menyebar dan mempercepat terbakarnya vegetasi di sekitar lokasi.
“Api lambat dipadamkan karena mobil pemadam tidak memiliki akses untuk mencapai lokasi. Sehingga kami bersama masyarakat melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya,” ungkapnya.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Namun, kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas atau kelalaian oknum yang tidak bertanggung jawab. Kondisi musim kemarau dan banyaknya material kering di kawasan tersebut juga menjadi faktor yang mempercepat penyebaran api.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan perkebunan maupun hutan, terutama pada musim kemarau. Api kecil yang tidak segera dikendalikan dapat dengan cepat berubah menjadi kebakaran yang lebih besar.
Meski menghadapi keterbatasan akses dan peralatan, kebersamaan Babinsa, aparat setempat, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam upaya memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas di kawasan hutan pinus Tinapu. (M.khanif)

Komentar
Posting Komentar