Seputar Kita News -- TORAJA UTARA – Pembangunan jembatan beton di Dusun Karangan, Kabupaten Toraja Utara, terus dikebut. Personel Koramil 1414-05/Sanggalangi bersama masyarakat bergotong royong melanjutkan pembangunan jembatan yang diharapkan dapat membuka akses lebih mudah bagi warga.
Jembatan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan jembatan Merah Putih yang dikerjakan melalui kolaborasi TNI dan masyarakat dalam semangat Bakti TNI AD.
Pada Selasa, 25 Agustus 2026, personel Koramil 1414-05/Sanggalangi bersama warga melanjutkan tahapan pembangunan dengan melakukan pengecoran penyangga jembatan atau pier head. Tahapan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam proses konstruksi jembatan beton.
Danramil 1414-05/Sanggalangi Kapten Inf Safri Dasi mengatakan pembangunan jembatan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses dan mendukung aktivitas ekonomi warga di wilayah pedesaan.
“Kami berharap pembangunan jembatan beton ini dapat membantu masyarakat mendapatkan akses yang lebih mudah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga,” ujar Kapten Inf Safri Dasi.
Ia menjelaskan, pengerjaan terus dilakukan secara bertahap dengan mengandalkan kerja sama antara personel TNI dan masyarakat. Ketersediaan material juga menjadi salah satu faktor penting agar proses pembangunan dapat berjalan lancar.
“Untuk mendukung kelancaran pembangunan, sejumlah material telah tersedia di lokasi sehingga pekerjaan dapat terus dilanjutkan,” tambahnya.
Gotong royong yang dilakukan personel Koramil dan masyarakat menjadi bukti bahwa pembangunan di daerah dapat berjalan lebih cepat ketika semua pihak mengambil peran. Kehadiran TNI melalui Bakti TNI AD tidak hanya membantu pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Jika pembangunan rampung, jembatan beton tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga Dusun Karangan serta membuka akses yang lebih baik bagi kegiatan ekonomi dan kehidupan sehari-hari.
Pembangunan terus dikebut, gotong royong terus berjalan. Jembatan ini diharapkan bukan hanya menghubungkan dua sisi wilayah, tetapi juga membuka jalan baru bagi kemajuan masyarakat pedesaan di Toraja Utara. (M.khanif)

Komentar
Posting Komentar