Terbaru
Langsung ke konten utama

ADA APA? FREDERIK KALALEMBANG KEMBALI ANGKAT BICARA SOAL ANTREAN BBM DI SPBU HARUS DIJAGA, KEPALA DAERAH DAN FORKOPIMDA HARUS TURUN TANGAN ‎

Trending

Seputar Kita News --- Jakarta --- Irjen Pol (P) Drs. Frederik Kalalembang,  Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat  Mengungkapkan Antrean BBM terjadi di berbagai daerah dan bukan hanya kali ini saja. Beberapa minggu terakhir merupakan puncaknya, meskipun sampai sekarang antrean masih terlihat di sejumlah SPBU.


Apabila ditanyakan kepada Pertamina, jawabannya adalah pasokan BBM yang disalurkan tidak berkurang. Namun, kenyataan di lapangan memperlihatkan bahwa antrean kendaraan di sejumlah SPBU seakan tidak pernah selesai. Karena itu, persoalannya tidak cukup dijawab hanya dengan mengatakan bahwa stok tersedia. Harus diperiksa secara menyeluruh ke mana BBM tersebut disalurkan dan siapa yang menikmatinya.


Sejumlah SPBU disebut menerima pasokan BBM subsidi sekitar 20–30 kiloliter, bergantung pada kuota dan kapasitas masing-masing. Jika pasokannya dinyatakan mencukupi, pertanyaannya adalah: mengapa antrean masyarakat masih terus terjadi?


Dahulu BBM juga disubsidi, tetapi antreannya tidak separah sekarang. Hal ini menunjukkan bahwa persoalan kemungkinan bukan semata-mata terletak pada jumlah pasokan, melainkan juga pada pengawasan distribusi BBM subsidi di tingkat SPBU.


Data BBM yang masuk dan keluar harus diperiksa secara teliti. Jumlah yang dikirim Pertamina harus dicocokkan dengan stok tangki SPBU, catatan penjualan pada setiap dispenser, transaksi berdasarkan barcode, rekaman CCTV, serta kendaraan yang menerima BBM.


Berdasarkan informasi dan fakta yang ditemukan di lapangan, terdapat beberapa dugaan modus yang harus menjadi perhatian:


1. Kendaraan menggunakan tangki yang telah dimodifikasi sehingga dapat menampung BBM jauh melebihi kapasitas resminya.

2. Kendaraan datang berulang kali untuk mengisi BBM subsidi dengan menggunakan barcode kendaraan lain, termasuk kendaraan yang sudah tidak aktif atau tidak lagi beroperasi.

3. Pengisian menggunakan jeriken dengan alasan kebutuhan nelayan atau kelompok tertentu. Surat rekomendasi mungkin hanya memperbolehkan tiga jeriken, tetapi dalam pelaksanaannya diduga digunakan untuk mengisi hingga sepuluh jeriken atau lebih.

4. Pelangsir bekerja sama dengan oknum operator SPBU sehingga dapat memperoleh BBM subsidi secara berulang dan dalam jumlah yang tidak wajar.

5. Kendaraan tanpa pelat nomor yang jelas atau menggunakan identitas dan barcode yang tidak sesuai tetap dilayani oleh SPBU.


Seluruh dugaan tersebut harus dibuktikan melalui pemeriksaan. Namun, apabila tidak dilakukan pengawasan secara ketat dan berkelanjutan, selalu terbuka kesempatan bagi pelangsir maupun oknum operator untuk melakukan penyimpangan.


Para pelangsir biasanya memantau situasi. Ketika pengawasan longgar, mereka kembali beroperasi. Karena itu, penertiban tidak boleh hanya dilakukan satu atau dua hari untuk kepentingan dokumentasi, kemudian berhenti.


Masyarakat yang mengantre berjam-jam di SPBU adalah masyarakat dari bupati dan wali kota yang sedang memimpin. Merekalah yang memberikan kepercayaan dan memilih kepala daerah tersebut. Oleh karena itu, mereka wajib diperhatikan dan tidak boleh dibiarkan berjuang sendiri menghadapi kesulitan.


Sebagian besar masyarakat tidak mempunyai kemampuan maupun kewenangan untuk memeriksa pasokan, mengawasi SPBU atau menindak para pelangsir. Mereka hanya dapat mengantre dan berharap memperoleh BBM untuk bekerja serta memenuhi kebutuhan keluarganya. Di sinilah pemerintah daerah harus hadir.


Terkadang kita menyebut seseorang sebagai bupati atau wali kota legendaris. Sebutan itu bukan muncul karena banyaknya baliho ataupun janji yang disampaikan, melainkan karena pemimpin tersebut benar-benar peduli kepada rakyatnya. Semua persoalan yang dialami masyarakat harus dipandang sebagai masalah yang juga menjadi tanggung jawab kepala daerah.


Bukan berarti bupati atau wali kota harus mengerjakan semuanya seorang diri. Kepala daerah mempunyai Forkopimda dan perangkat daerah yang dapat diajak bekerja bersama. Hasil kerja yang sungguh-sungguh tidak akan pernah sia-sia karena masyarakat akan melihat, mengingat dan menilai siapa pemimpin yang hadir ketika mereka menghadapi kesulitan, serta siapa yang baru mendekati rakyat menjelang pemilihan.


Bupati dan wali kota tidak boleh membiarkan persoalan ini berlangsung terus-menerus. Sebagai Ketua Forkopimda di tingkat kabupaten atau kota, kepala daerah harus segera mengajak Kapolres, Dandim, Kajari, Ketua DPRD, Pertamina, serta unsur terkait lainnya untuk mengadakan rapat dan membentuk tim pengawasan bersama. Unsur pengadilan juga dapat dilibatkan sesuai kebutuhan dan kewenangannya, dengan tetap menghormati independensi lembaga peradilan.


Kapolres, Dandim, Kajari, Ketua DPRD dan unsur terkait harus berdiri bersama kepala daerah untuk membantu menjaga keamanan, ketertiban, kelancaran pembangunan, dan kepentingan masyarakat. Hubungan tersebut bersifat koordinatif dan bukan berarti seluruh pekerjaan dibebankan kepada bupati atau wali kota seorang diri.


Apabila terdapat unsur yang terkesan tidak peduli, enggan membantu atau tidak menjalankan koordinasi secara serius ketika masyarakat sedang mengalami kesulitan, kepala daerah dapat menyampaikan kondisi tersebut secara resmi kepada atasan instansi yang bersangkutan untuk menjadi bahan evaluasi. Para pejabat yang ditempatkan di daerah pada dasarnya diharapkan dapat membantu menciptakan keamanan, ketertiban dan kelancaran pembangunan di daerah tersebut.


Tim gabungan harus turun langsung ke SPBU dengan pembagian personel secara bergantian. Pengawasan melekat perlu dilakukan secara intensif sekurang-kurangnya selama satu minggu, kemudian dilanjutkan melalui pengawasan rutin sampai situasi benar-benar aman dan normal.


Hal-hal yang harus diperiksa meliputi:


* Jumlah pasokan BBM yang masuk dari Pertamina;

* Kesesuaian stok dengan jumlah penjualan;

* Identitas kendaraan dan kecocokan barcode;

* Kapasitas asli tangki kendaraan;

* Frekuensi pengisian setiap kendaraan;

* Dasar pemberian BBM menggunakan jeriken;

* Rekaman CCTV dan catatan transaksi SPBU; serta

* Dugaan keterlibatan operator, pengelola SPBU, penampung dan pelangsir.


Pemerintah daerah, aparat, Pertamina maupun pengelola SPBU jangan alergi terhadap wartawan. Wartawan merupakan salah satu sumber informasi yang dapat membantu mengungkap keadaan sebenarnya di lapangan, termasuk berbagai keluhan dan laporan masyarakat yang mungkin belum sampai kepada pemerintah maupun aparat.


Wartawan jangan dianggap sebagai lawan ketika menyampaikan pertanyaan, kritik atau informasi. Justru pemerintah, aparat dan media harus bersama-sama memiliki rasa tanggung jawab terhadap kepentingan masyarakat. Jika ada informasi yang belum benar, berikan klarifikasi secara terbuka. Jika informasi tersebut benar, segera lakukan perbaikan dan penindakan.


Jangan saling menjauhi atau membangun kecurigaan. Pemerintah, aparat dan wartawan harus membangun komunikasi serta kemitraan yang sehat karena semuanya memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga kepentingan masyarakat.


Kehadiran media dalam pengawasan SPBU juga penting agar masyarakat mengetahui bahwa pemerintah daerah dan aparat benar-benar hadir. Transparansi akan mempersempit ruang permainan para pelangsir maupun oknum yang mencoba mengambil keuntungan dari BBM subsidi.


Apabila pengawasan telah dilakukan tetapi masih ditemukan pihak yang melakukan penyalahgunaan, harus diberikan tindakan hukum secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku.


Hasil penindakan perlu disampaikan kepada masyarakat dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. Hal ini penting untuk menunjukkan bahwa pemerintah dan aparat tidak bermain-main dalam menjaga BBM subsidi yang seharusnya dinikmati oleh masyarakat yang berhak.


SPBU yang terbukti terlibat harus diberikan sanksi. Operator maupun pelangsir yang melakukan penyimpangan juga harus diproses. Jangan sampai masyarakat kecil terus mengantre, sedangkan BBM subsidi justru dinikmati oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan secara tidak sah.


Antrean BBM bukan persoalan sederhana. Ketika truk harus bermalam di SPBU, biaya makan pengemudi, waktu perjalanan dan biaya operasional otomatis meningkat. Pada akhirnya, kenaikan biaya tersebut akan dibebankan pada harga barang yang diangkut.


Artinya, kebocoran distribusi BBM subsidi tidak hanya merugikan pengemudi atau masyarakat yang mengantre. Dampaknya akan dirasakan oleh seluruh masyarakat melalui kenaikan harga bahan pokok dan biaya transportasi.


Karena itu, antrean BBM harus ditangani dari sumber persoalannya. Pastikan pasokan cukup, distribusinya tepat sasaran, pengawasan berjalan terus-menerus, dan setiap pelanggaran ditindak secara tegas.


Semoga masukan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga kepentingan masyarakat. Pemerintah daerah, Pertamina, aparat penegak hukum, pengelola SPBU, wartawan, dan masyarakat harus bekerja bersama agar BBM subsidi benar-benar sampai kepada mereka yang berhak. (Skn)

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya Disini:
Loading Memuat artikel...

Komentar

BERITA POPULER SEPUTAR KITA NEWS

Prihatin Daud Tappi’ Tidur di Kolong Jembatan Garonggong, Bupati Zadrak Tawarkan Tempat Tinggal dan Pekerjaan

  ‎ ‎SEPUTAR KITA NEWS --- MAKALE – Kisah Daud Tappi’, warga yang selama ini menginap di kolong Jembatan Sungai Garonggong, kawasan Pasar Makale, Kabupaten Tana Toraja, mendapat perhatian pemerintah daerah. Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, menawarkan solusi agar Daud dapat tinggal di tempat yang lebih layak sekaligus memperoleh penghasilan melalui pekerjaan sebagai petugas kebersihan pasar. ‎ ‎Selama berada di Makale, Daud diketahui berjualan tempe pada siang hari di kawasan pasar. Namun, untuk beristirahat pada malam hari, ia terpaksa menempati kolong jembatan di sekitar Sungai Garonggong. ‎ ‎Kondisi tersebut mendapat perhatian setelah keberadaan Daud diketahui oleh pihak terkait. Saat dikonfirmasi 13 Oktober 2026, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Tana Toraja, Eli Bernad, mengatakan bahwa Daud mengalami tekanan psikologis setelah berpisah dengan istrinya. ‎ ‎Meski demikian, kondisi pribadi Daud perlu disikapi dengan empati dan tidak dijadikan alasan un...

Tragedi di Sesean Suloara: Diduga Alami Gangguan Jiwa, Adik Tikam Kakak Kandung Hingga Tewas Saat Perbaiki Pipa Air

  ‎SEPUTAR KITA NEWS --- TORAJA UTARA – Peristiwa tragis menggemparkan warga Dusun To'yasa Riu, Lembang (Desa) Suloara, Kecamatan Sesean Suloara, Kabupaten Toraja Utara pada Senin (12/10/2026) pagi. Seorang pria berinisial TT (45) tega menganiaya kakak kandungnya sendiri, Aris Tangke (49), menggunakan senjata tajam hingga tewas di tempat. ‎ ‎Terduga pelaku yang merupakan adik kandung korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan. ‎ ‎‎Peristiwa berdarah ini bermula sekitar pukul 08.30 WITA. Saat itu, korban, terduga pelaku, dan seorang saksi berinisial YLA (71) sedang bergotong-royong menggali tanah di area sawah untuk memperbaiki pipa air yang rusak. ‎ ‎Ketika sedang bekerja, saksi tiba-tiba melihat korban dan pelaku terlibat perkelahian sengit dalam posisi saling merangkul. Tak lama kemudian, pelaku TT berhasil melepaskan diri dari dekapan korban dan langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. ‎ ‎Saksi yang curiga kemudian mendekat dan terkejut mendapati korban sudah dalam...

Aksi Nyata Bamagnas Toraja Utara: Salurkan Bantuan Holistik untuk Warga Kurang Mampu di Gandangbatu Sillanan

‎Seputar Kita News --- TANA TORAJA – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti Gereja Toraja Jemaat Sion Batubai, Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja, pada Sabtu (10/10/2026). Kehadiran pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Kabupaten Toraja Utara tidak hanya untuk beribadah bersama, tetapi juga membawa misi kemanusiaan yang menyentuh hati. ‎ ‎ Dipimpin langsung oleh ketuanya, Dr. Ester Ryan Mega Mandalawati, jajaran Bamagnas Toraja Utara membagikan bantuan holistik kepada para lansia dan warga kurang mampu di sela-sela ibadah pengucapan syukur jemaat setempat. Bantuan holistik ini dirancang untuk menyentuh berbagai aspek kebutuhan dasar warga secara menyeluruh, baik secara material maupun dukungan moral. ‎Dalam kesempatannya, Ketua Bamagnas Toraja Utara, Dr. Ester Ryan Mega Mandalawati, menyampaikan bahwa kehadiran mereka di tengah-tengah jemaat merupakan perwujudan nyata dari kasih yang bergerak dan berdampak langsung bagi sesama. ‎ ‎ ‎"Kehad...

Zadrak-Erianto Rangkul Media, Sinergi Pembangunan dan UMKM Toraja Jadi Sorotan

  SEPUTAR KITA NEWS -- MAKALE – Bupati Tana Toraja dr. Zadrak Tombeg bersama Wakil Bupati Erianto L. Paundanan mengajak insan pers memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah. Kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat dinilai penting untuk mewujudkan Tana Toraja yang maju, berdaya saing, mandiri, serta tetap berpegang pada nilai-nilai budaya. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi bersama awak media yang berlangsung di Taman PKK, Makale, Senin (12/10/2026). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu diprakarsai Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Tana Toraja, dengan Kepala Dinas Berthy Mangontan sebagai mediator. Dalam pertemuan tersebut, Zadrak menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan maksimal jika hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, termasuk media, untuk bersama-sama mengawal jalannya pembangunan. Menurutnya, meskipun silaturahmi bersama awak med...

Gerebek Kos-kosan, Polres Tana Toraja Blokir Celah Peredaran Narkoba

‎SEPUTAR KITA NEWS --- TANA TORAJA – Polres Tana Toraja bergerak cepat melindungi warga dari ancaman narkotika. Melalui Satuan Reserse Narkoba yang bekerja sama dengan Unit Reaksi Cepat (URC)  ‎ ‎Satreskrim dan personel Sat Samapta, kepolisian menggelar patroli dan razia besar-besaran di berbagai lokasi rawan pada Kamis malam (15/10/2026). ‎Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan narkotika di wilayah Kabupaten Tana Toraja. ‎ ‎Razia yang dipimpin langsung oleh Kasat Res Narkoba Polres Tana Toraja, IPTU Arlinansius A.L., memprioritaskan pemeriksaan di sejumlah kamar kos dan area tersembunyi yang kerap dicurigai menjadi tempat transaksi atau penyalahgunaan barang haram tersebut. ‎ Dalam aksi ini, petugas memeriksa: ‎ • Identitas diri dan badan para penghuni maupun pengunjung di lokasi. ‎ • Barang bawaan yang mencurigakan. ‎ • Kendaraan dan fasilitas di sekitar area kos-kosan. ‎ Tidak hanya memeriksa fisik, polisi juga ...

Fasilitas Baru, Semangat Baru: Bupati Toraja Utara Resmikan Gedung UPT Puskesmas Pasang

SEPUTAR KITA NEWS --- TORAJA UTARA – Kabar gembira bagi masyarakat Kecamatan Dende' Piongan Napo. Layanan kesehatan di wilayah ini dipastikan akan semakin prima. Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, meresmikan gedung baru UPT Puskesmas Pasang pada Rabu (14/10/2026). Mengusung tema “Melayani dengan Hati, Sehat untuk Semua” , peresmian ini menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih layak, ramah, dan merata. Acara peresmian ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis dan penandatanganan prasasti oleh Bupati. Tidak hanya gedung baru, Puskesmas Pasang juga menerima satu unit mobil ambulans baru untuk mempercepat respons layanan darurat bagi warga sekitar. Pelayanan Kesehatan Harus Humanis: "Sambut dengan Senyuman" Dalam sambutannya, Bupati Frederik Victor Palimbong mengingatkan bahwa kemegahan gedung baru harus diimbangi dengan kualitas pelayanan yang tulus. Menurutnya, kesembuhan pasien sering kali dimulai dari...

Perangi Narkoba, Kafe Malam di Toraja Utara Dirazia Petugas Gabungan

  SEPUTAR KITA NEWS --- TORAJA UTARA – Guna memutus rantai peredaran narkotika, petugas gabungan dari Polres Toraja Utara dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tana Toraja menggelar razia besar-besaran di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) pada Jumat (09/10/2026) malam. Operasi yang dimulai pukul 22.30 WITA ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Toraja Utara, Kompol Gerianto Pabuang, S.H., didampingi Kasat Resnarkoba AKP Muhammad Arif, S.H., dan Kasat Reskrim Iptu Ruxon, S.H. Sebanyak 16 personel gabungan diterjunkan untuk menyisir titik-titik rawan peredaran barang haram tersebut. Fokus operasi malam itu menyasar dua hiburan malam terkemuka di wilayah Toraja Utara, yakni Cafe ANS dan Cafe Pacific. Petugas memeriksa ketat identitas diri, barang bawaan, hingga gerak-gerik para pengunjung maupun pekerja kafe. Tidak hanya memeriksa barang bawaan, petugas juga langsung menggelar tes urine di tempat secara acak bagi mereka yang perilakunya mencurigakan. Langkah ini diambil sebagai d...

Diikuti 972 Wisudawan, Polres Toraja Utara Sukses Amankan Kegiatan Wisuda UKI Toraja

​Seputar Kita News --- Toraja ---- Polres Toraja Utara turun tangan mengamankan acara wisuda Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja. Pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Toraja Utara untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman. ​Acara wisuda Sarjana (S1) dan Magister (S2) ini digelar di Kampus 2 UKI Toraja, Sabtu (03/10/2026). Lokasi tepatnya berada di Jalan Poros Rantepao - Palopo, Kelurahan Tallunglipu Matallo, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara. ​Sebanyak total 55 personel Polres Toraja Utara dikerahkan dan disebar di berbagai tempat strategis. Petugas menjaga lokasi acara hingga jalur jalan yang dilewati oleh para wisudawan dan tamu undangan. ​Polisi juga menyediakan 12 pos siaga di beberapa titik rawan. Selain itu, ada Tim Pengurai Kemacetan dan Tim Patroli Mobile yang siap bergerak cepat di lapangan. ​Acara wisuda di Auditorium Kampus 2 UKI Toraja ini diikuti oleh 972 wisudawan dari berbagai jurusan. Banyaknya jumlah peserta dan tamu membuat pe...

Reses di Toraja, Agustina Mangande Tampung Aspirasi Pengrajin Manik-Manik dan Kelompok Tani

SEPUTAR KITA NEWS --- TORAJA – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Agustina Mangande, menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam rangkaian kegiatan reses di sejumlah titik di Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara. Aspirasi yang disampaikan warga mencakup kebutuhan pengembangan usaha kerajinan manik-manik hingga dukungan sarana produksi pertanian. Kegiatan reses ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung persoalan yang mereka hadapi sekaligus mengusulkan program yang dinilai dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Salah satu pertemuan berlangsung pada Kamis (15/10/2026), di Tongkonan Pongleon Tua, Lembang Angin-Angin, Kecamatan Kesu’, Kabupaten Toraja Utara. Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan bahwa pengrajin manik-manik membutuhkan dukungan pemasaran, bahan baku, dan modal usaha. Sementara itu, kelompok tani mengusulkan pengadaan traktor, bibit, dan pupuk untuk mendukung kegiatan pertanian. Bagi para pengrajin manik-manik, tantangan ti...

Krisis BBM Merembet di Toraja: Setelah Solar Langka dan Truk Mengular, Kini Pertalite Eceran Tembus Rp15 Ribu

  ‎ ‎Seputar Kita News -- Toraja – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Toraja Raya kian meluas dan memukul berbagai sektor. Tidak hanya para sopir truk dan angkutan umum yang kelimpungan akibat pangkas pasokan Solar subsidi hingga 50 persen, pengendara roda dua pun kini menjerit. Fenomena kelangkaan ini dimanfaatkan oleh sejumlah pengecer nakal yang nekat menaikkan harga Pertalite hingga tembus Rp15.000 per botol demi meraup keuntungan sepihak. ‎ ‎Di beberapa SPBU di Tana Toraja dan Toraja Utara, pemandangan antrean panjang kendaraan roda empat dan truk pembawa logistik yang mengular hingga ke badan jalan sudah menjadi makanan sehari-hari. Pengurangan suplai Solar membuat para sopir terpaksa mengantre berjam-jam, bahkan bermalam di SPBU. Di sisi lain, menipisnya stok Pertalite di SPBU resmi memaksa masyarakat beralih ke pedagang eceran botolan meski harganya mencekik kantong. ‎ ‎Sisi Edukasi: Aturan Hukum bagi Pengecer dan Pelaku Penimbunan ‎ Membeli BBM dari SPB...