KARHUTLA KALIMANTAN DARURAT, DPN PERMAHI DESAK PRESIDEN PRIORITASKAN PENANGANAN KARHUTLA DAN COPOT MENTERI KEHUTANAN
SEPUTAR KITA NEWS -- JAKARTA, 11 OKTOBER 2026— Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPN PERMAHI) mendesak Presiden Republik Indonesia untuk segera memprioritaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan serta mengevaluasi kinerja Menteri Kehutanan. Apabila terbukti gagal menjalankan tanggung jawabnya dan tidak mampu menghadirkan perbaikan yang memadai, Presiden harus mempertimbangkan pencopotan sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintahan. DPN PERMAHI menilai karhutla yang masih terjadi di Kalimantan merupakan persoalan serius yang tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Dampaknya bukan hanya kerusakan hutan dan ekosistem, tetapi juga ancaman kesehatan masyarakat, terganggunya aktivitas ekonomi, serta memburuknya kualitas udara akibat penyebaran. Kondisi semakin mengkhawatirkan karena kabut asap terpantau meluas hingga sebagian wilayah Malaysia dan Singapura. Berdasarkan laporan yang mengutip pemantauan ASEAN Specialised Meteorologic...