Seputar Kita News --- MAKASSAR — Pasar kendaraan listrik di Sulawesi Selatan tengah menjadi sorotan setelah muncul kritik terkait kesiapan infrastruktur pendukung kendaraan listrik merek VinFast. Sejumlah pihak mempertanyakan keberadaan battery swapping station (BSS) atau fasilitas penukaran baterai yang dinilai belum terlihat meski unit kendaraan telah beredar di masyarakat. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di kalangan konsumen, khususnya pengguna di wilayah Kabupaten Gowa dan Maros. Masyarakat disebut membutuhkan kepastian layanan pendukung agar penggunaan kendaraan listrik dapat berjalan optimal, terutama ketika baterai membutuhkan penggantian atau pengisian daya. Sorotan terhadap persoalan ini datang dari Aliansi Perlawanan Ketidakadilan Serta Pelanggaran HAM (PKSPH). Aliansi tersebut menilai keberadaan infrastruktur menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik. Sekretaris Jenderal Aliansi PKSPH, Hamdan, S.H., M.H., mengatakan pe...