Terbaru
Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label hoax

Waspada Penipuan, Modus Bantuan Hibah Masjid Catut Nama Pj Gubernur Sulsel

Diseputar Kita News -- MAKASSAR - Nama Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, dicatut oleh oknum tidak bertanggungjawab. Masyarakatpun diimbau agar berhati-hati dan mewaspadai penipuan dengan modus pemberian bantuan dana hibah masjid, yang mengatasnamakan Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin. "Hati-hati jika ada yang menghubungi via WhatsApp atau telepon, mengatasnamakan Bapak Gubernur untuk memberikan bantuan. Karena ada yang mencatut nama Bapak Gubernur, dengan nomor kontak +62 821 4347 8406, dengan modus menawarkan bantuan dana hibah masjid," kata Kepala Dinas Kominfo SP Sulsel, Andi Winarno Eka Putra, Senin, 4 Maret 2024. Dalam salah satu tangkapan layar percakapan yang diterima Diskominfo SP Sulsel, oknum yang mengatasnamakan Pj Gubernur Bahtiar menanyakan kepada pengurus masjid terkait apakah mendapat bantuan dari Pemkab atau Pemkot di tahun 2023. Kemudian menyampaikan terdapat dana hibah dari Pemprov yang akan diberikan beberapa tahap. "Jadi jelas-jelas ini ...

Pernyataan Resmi dr Zadrak Tombeg Mengenai Kasus Penipuan Menggunakan Nomor WA dan Foto Profilnya

  Diseputar Kita News -- TANA TORAJA 12 February 2024 : Sebuah peringatan penting diumumkan oleh Wakil Bupati Tana Toraja, dr Zadrak Tombeg, terkait penyalahgunaan identitas melalui media sosial. Beliau mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dengan nomor telepon yang menggunakan foto profil dirinya dan mengaku sebagai Wakil Bupati Tana Toraja, dr Zadrak Tombeg. Nomor yang dimaksud telah dikonfirmasi sebagai hoax dan terlibat dalam aksi penipuan yang belum lama ini mulai menargetkan institusi keagamaan, seperti gereja. Pihak-pihak yang terlibat telah menggunakan WhatsApp untuk menghubungi dan konfirmasi, namun belum diketahui secara pasti apa maksud dari tindakan tersebut. “Saya mengimbau kepada seluruh warga Tana Toraja untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang diterima dari nomor yang tidak dikenal, terutama jika nomor tersebut menggunakan identitas saya atau pejabat lainnya,” kata dr Zadrak Tombeg. Kejadian ini telah menimbulkan kekhawatiran di masyarakat dan mengancam k...

Polri Pastikan Beredarnya Video Rusuh Demo Hari Ini Hoaks

JAKARTA - Beredar video aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan dengan menarasikan bahwa demonstrasi tersebut dilaksanakan pada hari ini 24 Juli 2021. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono memastikan bahwa video yang menyatakan bahwa kerusuhan demo tersebut pada hari ini adalah hoaks atau informasi palsu.  "Itu video hoaks. Faktanya adalah demonstrasi itu merupakan peristiwa lama saat demonstrasi tolak omnibus law ciptaker di Jakarta pada 8 Oktober 2020," kata Argo kepada wartawan, Jakarta, Sabtu (24/7/2021). Argo mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi palsu yang dibuat oleh oknum tak bertanggung jawab.  "Masyarakat jangan mudah termakan hoaks. Saring before sharing," ujar Argo.  Menurut Argo, sampai dengan saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) berjalan aman, damai dan kondusif. Tidak ada demonstrasi yang berjalan pada hari ini. "Situasi aman dan kondusif. Tidak ada gangguan yang berart...

Kabareskrim Minta Jajarannya Tak Arogan dan Tindak Tegas Hoaks Penanganan Covid-19

JAKARTA - Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk menindak tegas adanya informasi palsu atau hoaks yang mengganggu upaya Pemerintah dalam penanganan Covid-19.  Hal tersebut disampaikan oleh Agus Andrianto kepada jajaran dalam rapat virtual di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (20/7/2021). "Jika pelanggaran person to person terapkan RJ (Restorative Justice) dan SE Kapolri, tetapi jika yang berkaitan mengganggu upaya Pemerintah dalam penanganan Covid, ini tindak tegas. Jangan sampai masyarakat ini bingung dengan banyaknya berita bohong yang berkembang di masyarakat," kata Agus. Agus juga menyatakan kepada seluruh jajarannya untuk melakukan pengawalan dan pengamanan penyerapan belanja modal di provinsi, kabupaten, dan kota.  Menurutnya, dalam penanganan Pandemi Covid-19, masih banyak provinsi yang ragu untuk menyerap anggaran dan belanja modal. Sebab itu, Ia meminta jajaran Reskrim untuk betul-betul bijaksana dalam mena...