Terbaru
Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label kdrt

22 Ribu Perempuan Jadi Kepala Keluarga, Bupati Toraja Utara Soroti Kerapuhan Rumah Tangga, Ini katanya

‎ ‎ ‎Di Seputar Kita News.Net -- Toraja Utara -- Bupati Toraja Utara Frederick Viktor Palimbong mengungkapkan data sosial yang mencerminkan dinamika keluarga di Toraja Utara saat ini. Dari sekitar 83 ribu kepala keluarga (KK), sebanyak 60.400 KK dipimpin oleh laki-laki, sementara sekitar 22 ribu KK dipimpin oleh perempuan. Data ini menunjukkan peran perempuan sebagai kepala keluarga semakin signifikan. ‎ ‎Menurut Bupati, jumlah perempuan yang menjadi kepala keluarga tersebut tergolong luar biasa. Kondisi ini, kata dia, tidak terlepas dari realitas sosial, termasuk angka kematian laki-laki yang relatif lebih cepat dibanding perempuan, sehingga perempuan kerap mengambil alih tanggung jawab sebagai penopang utama keluarga. ‎ ‎Namun demikian, Bupati menyoroti persoalan serius lain yang patut menjadi perhatian bersama, yakni tingginya angka perceraian di Toraja Utara. Ia menyebutkan, hampir setiap dua setengah hari terdapat satu kasus perceraian yang terjadi, sebuah fakta yang dinilai mempr...

Aniaya Istri Sendiri, Pria Berinisial JB Akhirnya Berurusan Dengan Unit PPA Satreskrim Polres Toraja Utara

Di Seputar Kita News -- Toraja Utara -- Seorang pria berinisial JB (48) diamankan dan harus berurusan dengan Unit PPA (perlindungan perempuan dan anak) Satreskrim Polres Toraja Utara, Senin (25/09/2023) siang. Ia diamankana lantaran telah melakukan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) terhadap istrinya sendiri sebut saja Ester Rita (55). Kasat Reskrim Polres Toraja Utara IPTU Aris Saidy, SH mengungkapkan bahwa kekerasan itu terjadi pada hari Sabtu 16 Agustus 2023, sekitar pukul 20.00 WITA, di salah satu rumah yang terletak di Darra' Kel.Tagari Kec. Tallunglipu Kab. Toraja Utara.  Menurut keterangan korban, kekerasan terjadi diawali saat Korban menolak permintaan Pelaku untuk menjual sebidang tanah yang berlokasi di wilayah Kota Makassar. Adapun alasan Korban menolak permintaan tersebut dikarenakan tanah yang dimaksud merupakan tanah peninggalan orang tua Korban, tambahnya. Lanjut, Merasa tidak terima dengan penolakan Korban, Pelaku pun emosi lalu kemudian melakukan penganiayaan kepa...