Terbaru
Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label padi

Program Swasembada Pangan Padi di Toraja: Tantangan dan Realita di Lapangan

  Di Seputar Kita News -- Tana Toraja dan Toraja Utara tengah mengusahakan program swasembada pangan padi. Meskipun Bupati Tana Toraja dr Zadrak Tombeg mengklaim pencapaian sebesar 81% dan Bupati Toraja Utara Frederick Viktor Palimbong 87%, realitas di lapangan menunjukkan tantangan yang signifikan. Program ini berfokus pada peningkatan produksi padi lokal demi ketahanan pangan yang selaras dengan Visi Misi dan Asta Cita Presiden. Tim liputan Di Seputar Kita News Net mengumpulkan informasi dari petani dan pengelola sawah di kedua daerah tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar petani lebih memilih menanam padi untuk konsumsi pribadi ketimbang untuk dijual. Hal ini menggambarkan sebuah pola yang umum di kalangan petani di wilayah tersebut. Petani di Tana Toraja dan Toraja Utara menyatakan bahwa sebagian besar gabah yang mereka hasilkan disimpan di lumbung. Penyimpanan ini bukan hanya untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga sebagai persiapan untuk acara-acara penting, se...

Petani di Tana Toraja Tahun Ini Gagal, Hama Tikus Jadi Ancaman Serius, Samuel Tande Bura : Biasanya Panen Puluhan Karung Sekarang Tinggal 4 Karung

  Di Seputar Kita News -- Tana Toraja, 23 April 2025 – Masyarakat Tana Toraja kini menghadapi masalah serius akibat serangan hama tikus yang mengakibatkan penurunan drastis hasil panen padi. Para petani melaporkan kerugian yang signifikan, terutama pada bulan Januari hingga Februari tahun ini 2025, saat hama tersebut mencapai puncak serangannya. Dr. Ir. Semuel Tande Bura, MM, mantan Sekda Tana Toraja pada masanya, memberikan tanggapannya mengenai masalah ini. Ia mengapresiasi usaha pemerintah daerah yang berhasil melaksanakan gerakan tanam serentak, mencapai 81 persen dari total lahan sawah. Namun, ia menegaskan bahwa kendala utama yang dihadapi adalah serangan hama tikus. Menurut Dr. Samuel Tande Bura, hasil panen di daerah seperti di Makale Utara dan Induk, menunjukkan penurunan yang mencolok.  "Hasil normal biasanya mencapai puluhan karung persekali panen, tetapi tahun ini hanya bisa menghasilkan 4 karung," ujar Dr. Samuel Tande Bura dengan nada prihatin. Guna mengatasi ma...