Bupati Tana Toraja Buka Seminar Ketahanan Keluarga Kristen, BAMAGNAS: Keluarga Kuat Bisa Tekan Kriminalitas
Bupati Tana Toraja Buka Seminar Ketahanan Keluarga Kristen, BAMAGNAS: Keluarga Kuat Bisa Tekan Kriminalitas
Seputar Kita News --- MAKALE – Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, keluarga menghadapi tantangan yang tidak lagi sederhana. Perubahan pola hidup, perkembangan teknologi, hingga pergeseran nilai sosial membuat ketahanan keluarga menjadi hal yang semakin penting untuk diperkuat.
Persoalan tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melalui pelaksanaan Seminar dan Konsultasi Publik Ketahanan Keluarga Kristen yang mengangkat tema “Membangun Keluarga Kristen yang Tangguh, Sehat dan Missioner di Tengah Perubahan Zaman.”
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Tana Toraja dr. Zadrak Tombeq, pada Kamis (3/9/2026), bertempat di Gedung Tammuan Mali, Makale, Kabupaten Tana Toraja. Seminar dimulai pukul 08.00 WITA dan menjadi ruang untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya keluarga sebagai fondasi kehidupan sosial.
Dukungan Pemerintah Kabupaten Tana Toraja terhadap kegiatan ini menunjukkan bahwa ketahanan keluarga tidak hanya menjadi tanggung jawab individu maupun lingkungan keluarga, tetapi membutuhkan perhatian dan keterlibatan berbagai pihak.
Melalui seminar dan konsultasi publik tersebut, keluarga diharapkan tidak hanya mampu bertahan menghadapi perubahan zaman, tetapi juga tetap sehat dalam relasi, kuat menghadapi berbagai tantangan, serta mampu menjalankan peran dan nilai-nilai kekristenan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua BAMAGNAS Toraja Utara, Dr. Ester Ryan Mega Mandalawati, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai pembenahan keluarga melalui pendekatan agama memiliki peran penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang lebih baik.
Menurut Ester, keluarga yang mendapatkan pembinaan agama dengan baik dapat menjadi salah satu benteng dalam mencegah berbagai persoalan sosial, termasuk kriminalitas.
“Jika ada pembenahan keluarga secara agama maka tingkat kriminal di dalam wilayah tersebut akan berkurang,” kata Dr. Ester Ryan Mega Mandalawati.
Karena itu, ia berharap gereja dapat mengambil peran lebih besar sebagai mitra pemerintah dalam melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap keluarga.
“Kami berharap gereja akan menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap keluarga,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ester juga menyampaikan dukungannya kepada Ketua TP PKK Tana Toraja, Dr. Erni Yetti Riman, yang dinilainya memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program pemerintah, termasuk upaya mewujudkan Tana Toraja Masero.
Menurutnya, program pemerintah akan lebih mudah diwujudkan apabila mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan dan gerakan pemberdayaan keluarga.
Ester juga memberikan apresiasi terhadap pendekatan yang mengedepankan ketenangan dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Menurutnya, masalah yang muncul di tengah masyarakat maupun keluarga perlu dihadapi dengan kepala dingin agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Ia berharap semangat tersebut terus dikembangkan sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi, dialog dan pendampingan. Dengan cara itu, keharmonisan di tengah keluarga dan masyarakat dapat tetap terjaga.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur pemerintah daerah dan lintas sektor. Hadir antara lain Wakil Bupati Tana Toraja, Ketua DPRD Kabupaten Tana Toraja, Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Kepala Pengadilan Tana Toraja, Kapolres Tana Toraja, Dandim 1414/Tana Toraja, Sekretaris Daerah, para Asisten Setda, serta pimpinan perangkat daerah.
Selain itu, hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Tana Toraja, Wakil Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita, Ketua Bhayangkari, Ketua Persit, Ketua Adhyaksa Dharmakarini, Ketua IKIAT (Ikatan Keluarga Istri Anggota Dewan), Ketua Dharmayukti Karini, Ketua Bamagnas Toraja Utara, serta para camat se-Kabupaten Tana Toraja.
Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa penguatan keluarga membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Keluarga yang tangguh bukan hanya dibangun melalui ketahanan ekonomi, tetapi juga melalui komunikasi, pendidikan, pembinaan karakter, kehidupan keagamaan, serta kemampuan menghadapi perubahan sosial secara bijaksana.
Seminar dan konsultasi publik ini diharapkan menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai pandangan sekaligus memperkuat langkah bersama dalam membangun keluarga Kristen di Tana Toraja. Sebab, keluarga yang kuat tidak hanya memberikan manfaat bagi anggotanya, tetapi juga menjadi salah satu fondasi untuk menciptakan masyarakat yang aman, harmonis dan mendukung terwujudnya program pembangunan daerah. (M.khanif)
Baca Juga Artikel Menarik Lainnya Disini:

Komentar
Posting Komentar