_Almarhum Aris Sanda, Sopir Asal Toraja yang 13 Tahun Mengabdi di Nduga_
Seputar Kita News ----- TORAJA UTARA ---- Duka mendalam menyelimuti Desa Tampan Bonga, Kecamatan Bangkelekila, Kabupaten Toraja Utara.
Dandim 1414/Tator Letkol Inf Armal, S.H., M.I.P. bersama Kapolres Toraja Utara melayat ke rumah duka almarhum Aris Sanda, korban penembakan yang melibatkan sopir di Wamena, pada Sabtu (19/09/2026).
Kehadiran dua pimpinan TNI-Polri di Toraja Utara itu menjadi wujud kepedulian dan empati kepada keluarga yang tengah berduka.
Di hadapan keluarga, Dandim menyampaikan belasungkawa yang mendalam dan menguatkan keluarga agar diberi ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
"Kehadiran kami adalah bentuk empati TNI AD kepada keluarga. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan," ujar Letkol Inf Armal.
Kehadiran Dandim bersama Kapolres juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi secara langsung dengan keluarga dan masyarakat, sekaligus memastikan situasi di lingkungan sekitar tetap aman dan kondusif.
Almarhum Aris Sanda diketahui merupakan warga Toraja yang telah mengabdi kurang lebih 13 tahun sebagai sopir di wilayah Nduga, Papua Pegunungan.
Selama belasan tahun, almarhum setia mengantar masyarakat, anak-anak sekolah, hingga logistik bagi warga Nduga. Pengabdiannya yang tulus membuat kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga di Toraja, tetapi juga bagi masyarakat yang pernah dilayaninya di Papua.
Jenazah almarhum telah dipulangkan ke kampung halamannya di Toraja Utara untuk dimakamkan secara adat. (M.khanif)

Komentar
Posting Komentar