Jembatan beton di Rantebua mulai dibangun lagi setelah putus diterjang banjir. Akses warga Bokin perlahan kembali terbuka
SEPUTAR KITA NEWS ----- TORAJA UTARA - Senin pagi, 7 September 2026, suara molen dan cangkul bercampur tawa warga terdengar dari pinggir Sungai Karangan, Kelurahan Bokin, Kecamatan Rantebua.
Sudah lama warga menunggu momen ini. Jembatan beton yang dulu jadi satu-satunya penghubung kampung mereka, putus setelah diterjang banjir. Sejak itu, anak sekolah harus memutar jauh, hasil kebun telat sampai ke pasar, dan warga sakit susah dibawa ke puskesmas.
Hari ini, jembatan itu mulai "hidup" lagi.
TNI Turun Langsung ke Lapangan
Personel Koramil 1414-05/Sanggalangi dipimpin Batuud Koramil, bersama anggota Pers Yon TP dan warga binaan, bahu-membahu melaksanakan pengecoran pondasi abutment beton K-350. Tidak ada komando kaku. Yang ada hanya kerja bareng: ada yang mengaduk semen, ada yang meratakan, ada yang menyiapkan bekal.
"Kami hadir di sini bukan hanya sebagai aparat. Ini kampung binaan kami juga. Kalau akses jalan putus, warga yang susah," kata Babinsa di sela kegiatan.
Sepanjang hari pengecoran berjalan aman, tertib, dan lancar. Di bawah terik matahari Toraja, keringat bercampur semen, tapi semangat warga tidak padam.
Harapan Baru untuk Bokin dan Sekitarnya
Pembangunan jembatan beton ini bukan sekadar soal tiang dan cor. Ini soal anak-anak yang bisa berangkat sekolah tepat waktu. Soal petani yang bisa bawa hasil langsung ke Rantepao tanpa takut jalan terputus. Soal ibu-ibu yang tidak perlu lagi khawatir saat musim hujan datang.
"Selama ini kalau banjir, kami benar-benar terisolir. Mudah-mudahan dengan jembatan baru ini mobilitas lancar, ekonomi juga ikut jalan," ujar salah satu warga yang ikut gotong royong.
Bagi Koramil 1414-05/Sanggalangi, kegiatan ini adalah wujud nyata dukungan TNI untuk pembangunan di wilayah binaan. Infrastruktur yang baik, menurut mereka, adalah fondasi kesejahteraan.
Satu pondasi sudah dicor hari ini. Tapi yang dibangun bersamaan dengan beton itu adalah harapan: bahwa jalan menuju rumah, sekolah, dan pasar tidak akan putus lagi. (M.khanif)
Baca Juga Artikel Menarik Lainnya Disini:



Komentar
Posting Komentar