Hadiri Pemakaman Korban KKB di Tampan Bonga, Bupati Toraja Utara Apresiasi Gerak Cepat BPJS Ketenagakerjaan Beri Santunan 139jt
SEPUTAR KITA NEWS --- TORAJA UTARA — Suasana haru menyelimuti Lembang (Desa) Tampan Bonga, Toraja Utara, pada Rabu, 23 September 2026. Ribuan pelayat datang mengantarkan almarhum Aris Sanda (Papa Tasya), warga Toraja yang menjadi korban kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, ke peristirahatan terakhirnya.
Di tengah kedukaan yang mendalam, Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, hadir langsung di rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus menguatkan keluarga yang ditinggalkan.
Apresiasi untuk Respon Cepat BPJS Ketenagakerjaan
Dalam sambutannya, Bupati Frederik Victor Palimbong secara khusus memberikan apresiasi yang tinggi kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan. Ia memuji komitmen dan respon cepat lembaga tersebut dalam memproses dan menyalurkan hak almarhum kepada ahli waris tanpa penundaan.
"Kami sangat mengapresiasi gerak cepat dari BPJS Ketenagakerjaan yang langsung hadir memberikan kepastian perlindungan bagi warga kami, khususnya keluarga almarhum yang sedang berduka," ujar Frederik Victor Palimbong.
Santunan Senilai Jutaan Rupiah Diserahkan
Kehadiran Bupati dalam upacara pemakaman ini didampingi langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Toraja, Sulis Indrayani. Pada kesempatan tersebut, diserahkan santunan kematian secara simbolis kepada istri dan anak almarhum selaku ahli waris.
Berdasarkan data resmi, santunan kematian dasar yang diberikan adalah sebesar Rp70.000.000. Namun, perlindungan tidak berhenti di situ. Mengingat almarhum merupakan tulang punggung keluarga, total manfaat perlindungan yang dikucurkan mencakup pula beasiswa pendidikan untuk anak almarhum dari jenjang sekolah hingga perguruan tinggi, dengan total nilai mencapai Rp139.000.000.
Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Toraja, Sulis Indrayani, menjelaskan bahwa almarhum terdaftar sebagai pekerja mandiri (Bukan Penerima Upah). Santunan dan beasiswa ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi dan memastikan masa depan pendidikan anak-anak almarhum tetap terjamin.
Peristiwa ini menjadi pengingat krusial bagi masyarakat Toraja, terutama para perantau dan pekerja mandiri, akan pentingnya memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan agar keluarga yang ditinggalkan tetap memiliki jaring pengaman ekonomi.
Pihak keluarga almarhum yang menerima santunan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian besar dari Pemerintah Kabupaten Toraja Utara serta pelayanan sigap yang diberikan oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan. (M.KHANIF)
Baca Juga Artikel Menarik Lainnya Disini:

Komentar
Posting Komentar