Heboh Pernyataan Viral Soal Keracunan MBG, Pemilik Dapur SPPG Makale Batupapan 1 Akhirnya Minta Maaf
"Saya Mengaku Salah" - Louice Mangontan Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka di Hadapan Media
SEPUTAR KITA NEWS ---- TANA TORAJA - Setelah viral dan menuai kecaman luas, pemilik Dapur Mitra SPPG Makale Batupapan 1 Tana Toraja, Louice Mangontan, akhirnya angkat bicara dan menyampaikan permintaan maaf terbuka.
Permintaan maaf itu terkait pernyataannya di media sosial pasca kasus keracunan massal yang dialami siswa dan guru penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Momen itu disampaikan dalam konferensi pers di Arion Cafe, Kota Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Selasa (15/9/2026) siang.
Di hadapan awak media, Louice terlihat menunduk dan tidak banyak alasan. Ia mengaku sepenuhnya salah atas pernyataan yang telah menimbulkan kegaduhan.
"Di sini saya tidak ada mau membela diri atau apa. Intinya saya mengaku salah. Meminta maaf kepada para siswa hingga wali dan orang tua siswa, juga pihak sekolah tanpa terkecuali," ucap Louice dengan suara terbata.
Sebelumnya, pernyataan Louice di media sosial terkait kasus keracunan MBG menjadi sorotan. Warganet, terutama para orang tua siswa yang anaknya menjadi korban, meluapkan kekecewaan dan mengecam pernyataan tersebut.
Kasus keracunan massal MBG di Tana Toraja sendiri sempat membuat panik. Puluhan siswa dan guru dilaporkan mengalami gejala mual dan pusing usai menyantap menu MBG.
Dengan adanya permintaan maaf terbuka dari pemilik dapur SPPG ini, diharapkan polemik di media sosial bisa mereda.
Kasus ini juga diharapkan menjadi evaluasi bersama bagi semua pihak terkait, mulai dari pengelola dapur, pengawas program, hingga pemerintah, agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke depan bisa berjalan lebih aman, higienis, dan berkualitas.
(M. Khanif / Seputar Kita News)
Komentar
Posting Komentar