Terbaru
Langsung ke konten utama

JENAZAH ROBERT CHANDRA DIPULANGKAN KE LUWU UTARA, FREDERIK KALALEMBANG: “JANGAN BIARKAN SAUDARA KITA BERJUANG SENDIRI DI TANAH RANTAU”

Trending
JENAZAH ROBERT CHANDRA DIPULANGKAN KE LUWU UTARA, FREDERIK KALALEMBANG: “JANGAN BIARKAN SAUDARA KITA BERJUANG SENDIRI DI TANAH RANTAU”


SEPUTAR KITA NEWS ---- BANJARMASIN — Kabar duka datang dari tanah rantau. Almarhum Robert Chandra, seorang Anak Buah Kapal (ABK), diketahui jatuh sakit saat bekerja di kapal. Karena kondisi kesehatannya, almarhum kemudian diturunkan dari kapal untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit. Namun, takdir berkata lain. Almarhum akhirnya meninggal dunia di rumah sakit.

Kabar tersebut sampai kepada Irjen Pol (P) Drs. Frederik Kalalembang, Anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum IKaT Nusantara, setelah dirinya menerima telepon dari salah seorang warga Sangtorayaan di Banjarmasin.

Dalam komunikasi tersebut disampaikan bahwa jenazah almarhum telah berada di RS Ansari Saleh, Banjarmasin, dan direncanakan dipulangkan ke kampung halaman di Luwu Utara. Namun pada saat itu masih terdapat kendala dalam pengadaan peti jenazah dan kebutuhan pemulangan karena disebut belum mendapatkan penanganan dari perusahaan pelayaran tempat almarhum bekerja.

Mendengar kondisi tersebut, Frederik mengaku sangat prihatin dan mempertanyakan tanggung jawab perusahaan terhadap pekerjanya.

“Saya agak marah mendengar informasi itu. Saya bertanya, sejauh mana tanggung jawab perusahaan terhadap ABK yang mereka pekerjakan? Jangan hanya ketika tenaganya dibutuhkan kemudian dipakai bekerja, tetapi ketika mengalami sakit bahkan meninggal dunia keluarganya dibiarkan menghadapi kesulitan sendiri,” ujar Frederik.

Frederik kemudian menghubungi anggota IKaT di Banjarmasin, Agustinus Tanbing, dan meminta agar seluruh kebutuhan mendesak segera ditangani bersama.

“Semalam saat saya ditelepon, saya langsung mengatakan kepada teman-teman IKaT Nusantara: semua kita ambil alih dulu. Jangan pikirkan persoalan biaya dan perusahaan pada saat itu. Yang paling penting jenazah saudara kita bisa diurus, diberangkatkan dan sampai ke rumah duka. Persoalan dengan perusahaan nanti menjadi tanggung jawab saya untuk menanganinya di Jakarta,” tegas Frederik.

Menurut Frederik, tidak boleh ada situasi di mana keluarga yang sedang berduka justru dibebani persoalan administrasi maupun biaya yang seharusnya menjadi bagian dari tanggung jawab pihak yang mempekerjakan almarhum.

Ia menegaskan akan menghubungi perusahaan pelayaran untuk meminta penyelesaian seluruh tanggung jawab perusahaan terhadap almarhum sebagai ABK.

“Saya akan sampaikan kepada perusahaan agar menyelesaikan seluruh tanggung jawabnya terhadap almarhum. Sebagai ABK yang dipekerjakan, tentu harus jelas perlindungan kerjanya, termasuk apakah terdapat asuransi atau jaminan lain yang melekat. Saya akan minta semuanya dijelaskan dan diselesaikan.”

Frederik menambahkan, apabila ternyata almarhum bekerja tanpa perlindungan ketenagakerjaan atau asuransi sebagaimana seharusnya, maka persoalan tersebut akan ia tindaklanjuti secara serius.

“Kalau ternyata seorang ABK dipekerjakan tetapi tidak memiliki perlindungan atau asuransi yang semestinya, tentu ini akan saya permasalahkan. Jangan sampai pekerja hanya dimanfaatkan tenaganya, sementara ketika sakit atau meninggal dunia tanggung jawab perusahaan seolah hilang.”


Menurutnya, urusan kemanusiaan harus didahulukan. Karena itulah ia meminta IKaT Nusantara dan seluruh jaringan Sangtorayaan di Banjarmasin untuk memastikan jenazah terlebih dahulu sampai ke rumah duka.

“Saya sampaikan kepada teman-teman, kita jangan tunggu perusahaan baru bergerak. Kita selesaikan dulu kebutuhan jenazah sampai tiba di rumah duka. Setelah itu, persoalan hak almarhum dan tanggung jawab perusahaan biar saya yang berhadapan dan koordinasikan di Jakarta.”

Di tengah suasana duka tersebut, Frederik menyampaikan penghargaan kepada warga Sangtorayaan dan pengurus IKaT di Banjarmasin yang bergerak cepat membantu pengurusan jenazah serta keluarga almarhum.

“Saya berterima kasih kepada saudara-saudara kita, teman-teman IKaT Banjarmasin, yang bergerak cepat. Inilah yang selalu saya sampaikan: organisasi Sangtorayaan di rantau bukan hanya tempat berkumpul ketika senang. Justru ketika ada saudara kita yang sakit, meninggal dunia, mengalami kesulitan atau membutuhkan pertolongan, saat itulah persaudaraan kita diuji.”

Frederik mengajak seluruh organisasi dan paguyuban Sangtorayaan, baik IKaT, IKT, KKT maupun organisasi Sangtorayaan lainnya, untuk tidak melihat perbedaan kelompok ketika ada warga yang membutuhkan pertolongan.

“IKaT Nusantara adalah rumah besar kita semua, Sangtorayaan. Siapa pun dia, dari organisasi apa pun, dari kampung mana pun, selama dia saudara kita dan membutuhkan pertolongan di tanah rantau, kita harus hadir membantu. Jangan bertanya dulu dia anggota siapa. Tanyakan apa yang bisa kita lakukan untuk menolong.”

JENAZAH TELAH TIBA DI MAKASSAR

Pada Minggu pagi, Frederik kembali memperoleh informasi bahwa jenazah almarhum Robert Chandra telah tiba di Makassar dan selanjutnya akan diteruskan menuju Sa’bang, Luwu Utara, untuk diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan di kampung halaman.

Frederik meminta seluruh jaringan Sangtorayaan yang berada di jalur perjalanan untuk terus memonitor proses pemulangan tersebut hingga jenazah benar-benar tiba dengan aman di tengah keluarga.


“Pagi ini saya mendapat informasi bahwa jenazah sudah berada di Makassar dan akan diteruskan ke Sa’bang. Saya sampaikan kepada teman-teman, monitor terus perjalanannya. Jangan sampai ada masalah di jalan. Kita kawal sampai almarhum benar-benar tiba di rumah dan diserahkan kepada keluarganya.”

Bagi Frederik, mengantar seorang perantau kembali ke kampung halaman untuk terakhir kalinya merupakan tanggung jawab kemanusiaan yang tidak boleh diabaikan.

“Dia berangkat dari kampung untuk mencari kehidupan dan bekerja. Ketika akhirnya harus kembali dalam keadaan telah meninggal dunia, paling tidak kita sebagai saudara-saudaranya memastikan perjalanan terakhirnya sampai dengan baik ke rumah keluarganya.”

Ia kembali mengingatkan pesan yang selama ini selalu disampaikannya kepada masyarakat Sangtorayaan di mana pun berada: kedepankan informasi, komunikasi, dan jangan malu meminta pertolongan ketika sedang berada dalam kesulitan.

“Saya selalu mengatakan, kedepankan informasi dan komunikasi. Jangan malongko atau merasa malu menyampaikan kesulitan, apalagi kalau persoalannya membutuhkan pertolongan segera. Kalau kita tidak mengetahui ada saudara kita mengalami kesulitan, bagaimana kita bisa bergerak membantu?”

Frederik menegaskan bahwa kekuatan terbesar masyarakat Sangtorayaan di tanah rantau bukan hanya pada banyaknya organisasi yang dimiliki, tetapi pada kemampuan untuk hadir satu sama lain ketika ada saudara yang sedang berada dalam kesusahan.

“Di tanah rantau kita mungkin jauh dari kampung halaman, tetapi jangan pernah merasa sendirian. Selama persaudaraan Sangtorayaan tetap hidup, ketika satu saudara mengalami kesulitan, yang lain harus datang membantu, demikian Frederik Kalalembang yang juga Ketum IKaT Nusantara. (SKN)
Baca Juga Artikel Menarik Lainnya Disini:
Loading Memuat artikel...

Komentar

BERITA POPULER SEPUTAR KITA NEWS

Prihatin Daud Tappi’ Tidur di Kolong Jembatan Garonggong, Bupati Zadrak Tawarkan Tempat Tinggal dan Pekerjaan

  ‎ ‎SEPUTAR KITA NEWS --- MAKALE – Kisah Daud Tappi’, warga yang selama ini menginap di kolong Jembatan Sungai Garonggong, kawasan Pasar Makale, Kabupaten Tana Toraja, mendapat perhatian pemerintah daerah. Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, menawarkan solusi agar Daud dapat tinggal di tempat yang lebih layak sekaligus memperoleh penghasilan melalui pekerjaan sebagai petugas kebersihan pasar. ‎ ‎Selama berada di Makale, Daud diketahui berjualan tempe pada siang hari di kawasan pasar. Namun, untuk beristirahat pada malam hari, ia terpaksa menempati kolong jembatan di sekitar Sungai Garonggong. ‎ ‎Kondisi tersebut mendapat perhatian setelah keberadaan Daud diketahui oleh pihak terkait. Saat dikonfirmasi 13 Oktober 2026, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Tana Toraja, Eli Bernad, mengatakan bahwa Daud mengalami tekanan psikologis setelah berpisah dengan istrinya. ‎ ‎Meski demikian, kondisi pribadi Daud perlu disikapi dengan empati dan tidak dijadikan alasan un...

Tragedi di Sesean Suloara: Diduga Alami Gangguan Jiwa, Adik Tikam Kakak Kandung Hingga Tewas Saat Perbaiki Pipa Air

  ‎SEPUTAR KITA NEWS --- TORAJA UTARA – Peristiwa tragis menggemparkan warga Dusun To'yasa Riu, Lembang (Desa) Suloara, Kecamatan Sesean Suloara, Kabupaten Toraja Utara pada Senin (12/10/2026) pagi. Seorang pria berinisial TT (45) tega menganiaya kakak kandungnya sendiri, Aris Tangke (49), menggunakan senjata tajam hingga tewas di tempat. ‎ ‎Terduga pelaku yang merupakan adik kandung korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan. ‎ ‎‎Peristiwa berdarah ini bermula sekitar pukul 08.30 WITA. Saat itu, korban, terduga pelaku, dan seorang saksi berinisial YLA (71) sedang bergotong-royong menggali tanah di area sawah untuk memperbaiki pipa air yang rusak. ‎ ‎Ketika sedang bekerja, saksi tiba-tiba melihat korban dan pelaku terlibat perkelahian sengit dalam posisi saling merangkul. Tak lama kemudian, pelaku TT berhasil melepaskan diri dari dekapan korban dan langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. ‎ ‎Saksi yang curiga kemudian mendekat dan terkejut mendapati korban sudah dalam...

Aksi Nyata Bamagnas Toraja Utara: Salurkan Bantuan Holistik untuk Warga Kurang Mampu di Gandangbatu Sillanan

‎Seputar Kita News --- TANA TORAJA – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti Gereja Toraja Jemaat Sion Batubai, Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja, pada Sabtu (10/10/2026). Kehadiran pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Kabupaten Toraja Utara tidak hanya untuk beribadah bersama, tetapi juga membawa misi kemanusiaan yang menyentuh hati. ‎ ‎ Dipimpin langsung oleh ketuanya, Dr. Ester Ryan Mega Mandalawati, jajaran Bamagnas Toraja Utara membagikan bantuan holistik kepada para lansia dan warga kurang mampu di sela-sela ibadah pengucapan syukur jemaat setempat. Bantuan holistik ini dirancang untuk menyentuh berbagai aspek kebutuhan dasar warga secara menyeluruh, baik secara material maupun dukungan moral. ‎Dalam kesempatannya, Ketua Bamagnas Toraja Utara, Dr. Ester Ryan Mega Mandalawati, menyampaikan bahwa kehadiran mereka di tengah-tengah jemaat merupakan perwujudan nyata dari kasih yang bergerak dan berdampak langsung bagi sesama. ‎ ‎ ‎"Kehad...

Zadrak-Erianto Rangkul Media, Sinergi Pembangunan dan UMKM Toraja Jadi Sorotan

  SEPUTAR KITA NEWS -- MAKALE – Bupati Tana Toraja dr. Zadrak Tombeg bersama Wakil Bupati Erianto L. Paundanan mengajak insan pers memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah. Kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat dinilai penting untuk mewujudkan Tana Toraja yang maju, berdaya saing, mandiri, serta tetap berpegang pada nilai-nilai budaya. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi bersama awak media yang berlangsung di Taman PKK, Makale, Senin (12/10/2026). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu diprakarsai Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Tana Toraja, dengan Kepala Dinas Berthy Mangontan sebagai mediator. Dalam pertemuan tersebut, Zadrak menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan maksimal jika hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, termasuk media, untuk bersama-sama mengawal jalannya pembangunan. Menurutnya, meskipun silaturahmi bersama awak med...

Gerebek Kos-kosan, Polres Tana Toraja Blokir Celah Peredaran Narkoba

‎SEPUTAR KITA NEWS --- TANA TORAJA – Polres Tana Toraja bergerak cepat melindungi warga dari ancaman narkotika. Melalui Satuan Reserse Narkoba yang bekerja sama dengan Unit Reaksi Cepat (URC)  ‎ ‎Satreskrim dan personel Sat Samapta, kepolisian menggelar patroli dan razia besar-besaran di berbagai lokasi rawan pada Kamis malam (15/10/2026). ‎Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan narkotika di wilayah Kabupaten Tana Toraja. ‎ ‎Razia yang dipimpin langsung oleh Kasat Res Narkoba Polres Tana Toraja, IPTU Arlinansius A.L., memprioritaskan pemeriksaan di sejumlah kamar kos dan area tersembunyi yang kerap dicurigai menjadi tempat transaksi atau penyalahgunaan barang haram tersebut. ‎ Dalam aksi ini, petugas memeriksa: ‎ • Identitas diri dan badan para penghuni maupun pengunjung di lokasi. ‎ • Barang bawaan yang mencurigakan. ‎ • Kendaraan dan fasilitas di sekitar area kos-kosan. ‎ Tidak hanya memeriksa fisik, polisi juga ...

Fasilitas Baru, Semangat Baru: Bupati Toraja Utara Resmikan Gedung UPT Puskesmas Pasang

SEPUTAR KITA NEWS --- TORAJA UTARA – Kabar gembira bagi masyarakat Kecamatan Dende' Piongan Napo. Layanan kesehatan di wilayah ini dipastikan akan semakin prima. Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, meresmikan gedung baru UPT Puskesmas Pasang pada Rabu (14/10/2026). Mengusung tema “Melayani dengan Hati, Sehat untuk Semua” , peresmian ini menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih layak, ramah, dan merata. Acara peresmian ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis dan penandatanganan prasasti oleh Bupati. Tidak hanya gedung baru, Puskesmas Pasang juga menerima satu unit mobil ambulans baru untuk mempercepat respons layanan darurat bagi warga sekitar. Pelayanan Kesehatan Harus Humanis: "Sambut dengan Senyuman" Dalam sambutannya, Bupati Frederik Victor Palimbong mengingatkan bahwa kemegahan gedung baru harus diimbangi dengan kualitas pelayanan yang tulus. Menurutnya, kesembuhan pasien sering kali dimulai dari...

Perangi Narkoba, Kafe Malam di Toraja Utara Dirazia Petugas Gabungan

  SEPUTAR KITA NEWS --- TORAJA UTARA – Guna memutus rantai peredaran narkotika, petugas gabungan dari Polres Toraja Utara dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tana Toraja menggelar razia besar-besaran di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) pada Jumat (09/10/2026) malam. Operasi yang dimulai pukul 22.30 WITA ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Toraja Utara, Kompol Gerianto Pabuang, S.H., didampingi Kasat Resnarkoba AKP Muhammad Arif, S.H., dan Kasat Reskrim Iptu Ruxon, S.H. Sebanyak 16 personel gabungan diterjunkan untuk menyisir titik-titik rawan peredaran barang haram tersebut. Fokus operasi malam itu menyasar dua hiburan malam terkemuka di wilayah Toraja Utara, yakni Cafe ANS dan Cafe Pacific. Petugas memeriksa ketat identitas diri, barang bawaan, hingga gerak-gerik para pengunjung maupun pekerja kafe. Tidak hanya memeriksa barang bawaan, petugas juga langsung menggelar tes urine di tempat secara acak bagi mereka yang perilakunya mencurigakan. Langkah ini diambil sebagai d...

Diikuti 972 Wisudawan, Polres Toraja Utara Sukses Amankan Kegiatan Wisuda UKI Toraja

​Seputar Kita News --- Toraja ---- Polres Toraja Utara turun tangan mengamankan acara wisuda Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja. Pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Toraja Utara untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman. ​Acara wisuda Sarjana (S1) dan Magister (S2) ini digelar di Kampus 2 UKI Toraja, Sabtu (03/10/2026). Lokasi tepatnya berada di Jalan Poros Rantepao - Palopo, Kelurahan Tallunglipu Matallo, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara. ​Sebanyak total 55 personel Polres Toraja Utara dikerahkan dan disebar di berbagai tempat strategis. Petugas menjaga lokasi acara hingga jalur jalan yang dilewati oleh para wisudawan dan tamu undangan. ​Polisi juga menyediakan 12 pos siaga di beberapa titik rawan. Selain itu, ada Tim Pengurai Kemacetan dan Tim Patroli Mobile yang siap bergerak cepat di lapangan. ​Acara wisuda di Auditorium Kampus 2 UKI Toraja ini diikuti oleh 972 wisudawan dari berbagai jurusan. Banyaknya jumlah peserta dan tamu membuat pe...

Reses di Toraja, Agustina Mangande Tampung Aspirasi Pengrajin Manik-Manik dan Kelompok Tani

SEPUTAR KITA NEWS --- TORAJA – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Agustina Mangande, menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam rangkaian kegiatan reses di sejumlah titik di Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara. Aspirasi yang disampaikan warga mencakup kebutuhan pengembangan usaha kerajinan manik-manik hingga dukungan sarana produksi pertanian. Kegiatan reses ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung persoalan yang mereka hadapi sekaligus mengusulkan program yang dinilai dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Salah satu pertemuan berlangsung pada Kamis (15/10/2026), di Tongkonan Pongleon Tua, Lembang Angin-Angin, Kecamatan Kesu’, Kabupaten Toraja Utara. Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan bahwa pengrajin manik-manik membutuhkan dukungan pemasaran, bahan baku, dan modal usaha. Sementara itu, kelompok tani mengusulkan pengadaan traktor, bibit, dan pupuk untuk mendukung kegiatan pertanian. Bagi para pengrajin manik-manik, tantangan ti...

Krisis BBM Merembet di Toraja: Setelah Solar Langka dan Truk Mengular, Kini Pertalite Eceran Tembus Rp15 Ribu

  ‎ ‎Seputar Kita News -- Toraja – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Toraja Raya kian meluas dan memukul berbagai sektor. Tidak hanya para sopir truk dan angkutan umum yang kelimpungan akibat pangkas pasokan Solar subsidi hingga 50 persen, pengendara roda dua pun kini menjerit. Fenomena kelangkaan ini dimanfaatkan oleh sejumlah pengecer nakal yang nekat menaikkan harga Pertalite hingga tembus Rp15.000 per botol demi meraup keuntungan sepihak. ‎ ‎Di beberapa SPBU di Tana Toraja dan Toraja Utara, pemandangan antrean panjang kendaraan roda empat dan truk pembawa logistik yang mengular hingga ke badan jalan sudah menjadi makanan sehari-hari. Pengurangan suplai Solar membuat para sopir terpaksa mengantre berjam-jam, bahkan bermalam di SPBU. Di sisi lain, menipisnya stok Pertalite di SPBU resmi memaksa masyarakat beralih ke pedagang eceran botolan meski harganya mencekik kantong. ‎ ‎Sisi Edukasi: Aturan Hukum bagi Pengecer dan Pelaku Penimbunan ‎ Membeli BBM dari SPB...