Terbaru
Langsung ke konten utama

Toraja Utara Masuk 30 Daerah Prioritas di Sektor Pengelolaan Persampahan, Bupati Frederik Antusias Daerahnya Menjadi Percontohan

Trending
TORAJA UTARA MASUK 30 DAERAH PRIORITAS LSDP, DIPROYEKSIKAN JADI PERCONTOHAN PENGELOLAAN SAMPAH NASIONAL


SEPUTAR KITA NEWS ---- TORAJA UTARA – Pemerintah Kabupaten Toraja Utara mendapat kepercayaan menjadi salah satu dari 30 kabupaten/kota prioritas di Indonesia dalam pelaksanaan Local Service Delivery Improvement Project (LSDP), sebuah program yang didukung World Bank bersama pemerintah pusat untuk memperkuat kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pengelolaan persampahan.

Sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program tersebut, tim LSDP melaksanakan kunjungan lapangan di Kabupaten Toraja Utara selama tiga hari, 31 Agustus hingga 2 September 2026. Kunjungan ini melibatkan unsur National Steering Committee, Central Project Management Unit (CPMU), Project Implementation Unit (PIU), World Bank, Bappenas, Kementerian Pekerjaan Umum, serta unsur pemerintah daerah. Tim disambut oleh Kadis Lingkungan Hidup Toraja Utara Semuel L Tandirerung, S.STP,M.Tr.A.P di Objek Wisata Buntupune Kecamatan Kesu’. 

Perwakilan World Bank sekaligus Senior Urban Specialist dan Project Team Leader LSDP, Yuko Arai, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang baik dan hangat serta komitmen Pemerintah Kabupaten Toraja Utara dalam mendukung penguatan pengelolaan sampah.

Menurut Yuko, persoalan sampah saat ini menjadi salah satu perhatian penting dalam pembangunan nasional karena pengelolaan yang tidak optimal berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat dalam jangka panjang.
Melalui program LSDP, dukungan yang diberikan tidak hanya berupa pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup pengadaan peralatan, penguatan sumber daya manusia, bantuan teknis, serta peningkatan kapasitas pemerintah daerah selama periode pelaksanaan program.

“Toraja Utara telah masuk dalam daftar prioritas pemerintah dan menjadi salah satu dari 30 daerah terpilih dari 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia,” ujar Yuko Arai.

Ia menjelaskan, pelaksanaan program akan disertai dengan mekanisme hibah berbasis kinerja untuk memastikan dukungan yang diberikan mampu menghasilkan peningkatan pelayanan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selanjutnya Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, S.T., S.M., M.Ak., menerima Tim LSDP di Ruang Pola Kantor Bupati Toraja Utara, dalam sambutannya Bupati Toraja Utara menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada Toraja Utara. Menurutnya, keikutsertaan dalam program LSDP merupakan peluang besar untuk melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Bupati mengapresiasi kerja tim pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup, Badan Perencanaan Pembangunan,Riset, dan Inovasi Daerah serta OPD terkait yang selama ini secara intensif melakukan koordinasi dan pemaparan hingga Toraja Utara dipercaya menjadi salah satu daerah prioritas program tersebut.

“Saya sangat antusias ketika disampaikan bahwa kita memiliki kesempatan untuk menjadi daerah percontohan dan melakukan best practice, yang nantinya dapat dikunjungi serta menjadi contoh dalam pengelolaan sampah bagi daerah-daerah lainnya,” kata Frederik.

Menurutnya, persoalan sampah tidak dapat lagi dipisahkan dari pembangunan, kemajuan daerah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kita tidak bisa lagi berbicara tentang pembangunan dan peningkatan kesejahteraan tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan hidup,” tegasnya.

Bupati mengungkapkan, dengan jumlah penduduk sekitar 260 ribu jiwa, cakupan pelayanan pengelolaan sampah di Toraja Utara saat ini baru menjangkau sekitar 30 persen masyarakat. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang untuk memperluas pelayanan melalui dukungan program LSDP.

Pemerintah Kabupaten Toraja Utara juga terus melakukan pembenahan kelembagaan di sektor lingkungan hidup dengan melakukan pemisahan tugas dan fungsi perangkat daerah agar masing-masing dapat bekerja lebih fokus sesuai tanggung jawabnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara merencanakan pembangunan tiga klaster tambahan pengelolaan sampah terpadu untuk memperluas cakupan pelayanan, terutama ke wilayah-wilayah yang menjadi tujuan wisata.

“Dengan adanya program ini, kita optimistis dapat memperluas jangkauan pelayanan pengelolaan sampah di seluruh wilayah Toraja Utara,” ujarnya.

Selain memperluas pelayanan, Bupati berharap pengembangan fasilitas pengelolaan sampah terpadu dapat menghasilkan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Salah satunya melalui produksi kompos yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor pertanian dan peternakan.

Pengelolaan residu juga menjadi perhatian agar seluruh tahapan pengelolaan sampah dapat berlangsung secara berkelanjutan serta memberikan nilai tambah.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara, saya menyampaikan terima kasih kepada Pak Mirzal beserta seluruh tim yang telah hadir dan mempercayakan program ini kepada kami. Terima kasih juga kepada Yuko Arai dan tim World Bank yang telah memberikan dukungan,” tuturnya.

Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Muda Direktorat PEIPD Ditjen Bina Bangda sekaligus bagian dari CPMU Bangda, Mirzal, menyampaikan bahwa terpilihnya Toraja Utara sebagai salah satu daerah penerima program merupakan momentum strategis untuk melakukan reformasi pengelolaan sampah di Indonesia.

Menurut Mirzal, 30 kabupaten/kota yang masuk dalam program telah melalui proses verifikasi, seleksi, dan penetapan. Dengan demikian, tahapan kunjungan kali ini bukan lagi merupakan proses seleksi, melainkan bagian dari konfirmasi hasil verifikasi sekaligus memastikan kesiapan pemerintah daerah dalam menjalankan program.

“Ini merupakan momentum yang mungkin dapat kita ingat di masa mendatang, ketika sebagian besar kabupaten/kota di Indonesia belum mampu mengelola sampah dengan baik dan belum menjadikannya sebagai sesuatu yang produktif. Namun, Toraja Utara bersama 29 kabupaten/kota lainnya telah menjadi bagian dari upaya tersebut,” ungkap Mirzal.

Dalam kunjungan tersebut, tim juga melakukan pengecekan kesiapan pemerintah daerah dan personel untuk mendukung pembentukan serta penguatan struktur Project Implementation Unit (PIU).

Berbagai aspek strategis menjadi perhatian, mulai dari regulasi, rencana induk pengelolaan sampah, pembagian fungsi regulator dan operator, dokumen teknis, kesiapan lahan, dokumen perencanaan dan Detail Engineering Design (DED), dokumen lingkungan, hingga kesiapan penganggaran.

Tim juga membahas keberlanjutan pembiayaan, lokasi fasilitas persampahan, serta manajemen persampahan yang akan dibangun dalam periode program hingga tahun 2030.

“Dari kegiatan ini, kami ingin memastikan kesiapan untuk lima tahun ke depan, mulai tahun 2026, 2027, 2028, 2029 hingga 2030,” jelas Mirzal.

Salah satu fokus penting dalam pelaksanaan program adalah peningkatan kualitas dan cakupan pelayanan persampahan. Tim LSDP mendorong agar sistem yang dibangun di Toraja Utara mampu meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah hingga sekitar 100–150 ton per hari.

Selain aspek infrastruktur, penguatan partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting melalui pengembangan dan penguatan kelompok bank sampah.
Mirzal berharap Toraja Utara tidak hanya menjadi penerima manfaat program, tetapi juga mampu menjadi contoh atau best practice bagi daerah lain.

“Kami berharap hasil pelaksanaan program di Toraja Utara dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain. Pemerintah daerah dari berbagai wilayah nantinya dapat diundang untuk melihat dan mempelajari bagaimana pelaksanaan program ini dilakukan di Toraja Utara,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, serta seluruh perangkat daerah di Toraja Utara agar implementasi program dapat berjalan secara maksimal.

“Besar harapan kami, Kabupaten Toraja Utara dapat menunjukkan kinerja yang sangat baik. Dari apa yang kami lihat selama kunjungan, Toraja Utara memiliki potensi yang sangat besar untuk berhasil mencapai tujuan program ini,” kata Mirzal.

Ia optimistis kepemimpinan Bupati Toraja Utara serta komunikasi dan koordinasi yang telah terbangun dapat menjadi modal penting untuk menjadikan Toraja Utara sebagai salah satu champion dalam pelaksanaan program LSDP selama lima tahun ke depan.

Menurutnya, keberhasilan program LSDP tidak hanya akan menjadi keberhasilan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, tetapi juga menjadi bagian dari keberhasilan program nasional yang melibatkan World Bank dan Kementerian Dalam Negeri.

“Proyek ini harus betul-betul berhasil sehingga World Bank dan Kementerian Dalam Negeri dapat melihat bahwa dukungan yang diberikan kepada 30 daerah ini mampu menghasilkan manfaat yang jauh lebih besar dari sekadar nilai anggaran yang telah diberikan,” ungkapnya.

Ia berharap Toraja Utara ke depan tidak hanya dikenal sebagai daerah tujuan wisata, tetapi juga mampu menjadi daerah percontohan dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.

Kunjungan lapangan dan persiapan program LSDP tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Toraja Utara Andrew Branch Silambi, S.Ak., M.B.A.; Sekretaris Daerah Toraja Utara Salvius Pasang, S.P., M.P.; Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Ir. Amos Sarungallo; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Toraja Utara Semuel L. Tandirerung, S.STP., M.Tr.A.P.; Kepala Bapperida Yohanis Rerung Sau’, S.P., M.Si.; Kepala Dinas Perkimtan Robyantha Popang, S.T., M.Si.; Kepala BKAD Matius Sampelalong, S.E., M.Si., serta jajaran perangkat daerah dan stakeholder terkait.

Dari unsur World Bank hadir Yuko Arai (Senior Urban Specialist), Siti Budi Wardhani (Public Policy Consultant), dan Aryo Damar (Interpreter).
Sementara dari CPMU Bangda hadir Mirzal (Analis Kebijakan Ahli Muda, Direktorat PEIPD, Ditjen Bina Bangda), Supriadi, Rizky Dewantara, Yanriko, dan Alisha Irman.
Dari Bappenas hadir Klara Talenta Sinaga (Perencana Ahli Pertama, Dit. Lingkungan Hidup Bappenas) dan Apin Fitri Amalina (Tenaga Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota, Dit. PKDTKD Bappenas).

Dari Kementerian Pekerjaan Umum hadir Arman Rahim, S.T., M.T.; Muhammad Tsaqif Kurniasota, S.T.; dan Muhammad Rizki Febrian, S.M.

Selain itu, turut hadir tim Project Implementation Unit (PIU) dari berbagai subdirektorat di lingkungan Ditjen Bina Bangda, termasuk unsur SUPD I, SUPD II, dan SUPD IV.
Usai kegiatan Pembukaan dilanjutkan kunjungan lapangan ke TPA Karua di Lembang Karua Kecamatan Balusu kemudian kunjungan lapangan ke sekolah percontohan. (SKN)
Baca Juga Artikel Menarik Lainnya Disini:
Loading Memuat artikel...

Komentar

BERITA POPULER SEPUTAR KITA NEWS

Prihatin Daud Tappi’ Tidur di Kolong Jembatan Garonggong, Bupati Zadrak Tawarkan Tempat Tinggal dan Pekerjaan

  ‎ ‎SEPUTAR KITA NEWS --- MAKALE – Kisah Daud Tappi’, warga yang selama ini menginap di kolong Jembatan Sungai Garonggong, kawasan Pasar Makale, Kabupaten Tana Toraja, mendapat perhatian pemerintah daerah. Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, menawarkan solusi agar Daud dapat tinggal di tempat yang lebih layak sekaligus memperoleh penghasilan melalui pekerjaan sebagai petugas kebersihan pasar. ‎ ‎Selama berada di Makale, Daud diketahui berjualan tempe pada siang hari di kawasan pasar. Namun, untuk beristirahat pada malam hari, ia terpaksa menempati kolong jembatan di sekitar Sungai Garonggong. ‎ ‎Kondisi tersebut mendapat perhatian setelah keberadaan Daud diketahui oleh pihak terkait. Saat dikonfirmasi 13 Oktober 2026, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Tana Toraja, Eli Bernad, mengatakan bahwa Daud mengalami tekanan psikologis setelah berpisah dengan istrinya. ‎ ‎Meski demikian, kondisi pribadi Daud perlu disikapi dengan empati dan tidak dijadikan alasan un...

Tragedi di Sesean Suloara: Diduga Alami Gangguan Jiwa, Adik Tikam Kakak Kandung Hingga Tewas Saat Perbaiki Pipa Air

  ‎SEPUTAR KITA NEWS --- TORAJA UTARA – Peristiwa tragis menggemparkan warga Dusun To'yasa Riu, Lembang (Desa) Suloara, Kecamatan Sesean Suloara, Kabupaten Toraja Utara pada Senin (12/10/2026) pagi. Seorang pria berinisial TT (45) tega menganiaya kakak kandungnya sendiri, Aris Tangke (49), menggunakan senjata tajam hingga tewas di tempat. ‎ ‎Terduga pelaku yang merupakan adik kandung korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan. ‎ ‎‎Peristiwa berdarah ini bermula sekitar pukul 08.30 WITA. Saat itu, korban, terduga pelaku, dan seorang saksi berinisial YLA (71) sedang bergotong-royong menggali tanah di area sawah untuk memperbaiki pipa air yang rusak. ‎ ‎Ketika sedang bekerja, saksi tiba-tiba melihat korban dan pelaku terlibat perkelahian sengit dalam posisi saling merangkul. Tak lama kemudian, pelaku TT berhasil melepaskan diri dari dekapan korban dan langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. ‎ ‎Saksi yang curiga kemudian mendekat dan terkejut mendapati korban sudah dalam...

Aksi Nyata Bamagnas Toraja Utara: Salurkan Bantuan Holistik untuk Warga Kurang Mampu di Gandangbatu Sillanan

‎Seputar Kita News --- TANA TORAJA – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti Gereja Toraja Jemaat Sion Batubai, Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja, pada Sabtu (10/10/2026). Kehadiran pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Kabupaten Toraja Utara tidak hanya untuk beribadah bersama, tetapi juga membawa misi kemanusiaan yang menyentuh hati. ‎ ‎ Dipimpin langsung oleh ketuanya, Dr. Ester Ryan Mega Mandalawati, jajaran Bamagnas Toraja Utara membagikan bantuan holistik kepada para lansia dan warga kurang mampu di sela-sela ibadah pengucapan syukur jemaat setempat. Bantuan holistik ini dirancang untuk menyentuh berbagai aspek kebutuhan dasar warga secara menyeluruh, baik secara material maupun dukungan moral. ‎Dalam kesempatannya, Ketua Bamagnas Toraja Utara, Dr. Ester Ryan Mega Mandalawati, menyampaikan bahwa kehadiran mereka di tengah-tengah jemaat merupakan perwujudan nyata dari kasih yang bergerak dan berdampak langsung bagi sesama. ‎ ‎ ‎"Kehad...

Zadrak-Erianto Rangkul Media, Sinergi Pembangunan dan UMKM Toraja Jadi Sorotan

  SEPUTAR KITA NEWS -- MAKALE – Bupati Tana Toraja dr. Zadrak Tombeg bersama Wakil Bupati Erianto L. Paundanan mengajak insan pers memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah. Kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat dinilai penting untuk mewujudkan Tana Toraja yang maju, berdaya saing, mandiri, serta tetap berpegang pada nilai-nilai budaya. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi bersama awak media yang berlangsung di Taman PKK, Makale, Senin (12/10/2026). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu diprakarsai Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Tana Toraja, dengan Kepala Dinas Berthy Mangontan sebagai mediator. Dalam pertemuan tersebut, Zadrak menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan maksimal jika hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, termasuk media, untuk bersama-sama mengawal jalannya pembangunan. Menurutnya, meskipun silaturahmi bersama awak med...

Gerebek Kos-kosan, Polres Tana Toraja Blokir Celah Peredaran Narkoba

‎SEPUTAR KITA NEWS --- TANA TORAJA – Polres Tana Toraja bergerak cepat melindungi warga dari ancaman narkotika. Melalui Satuan Reserse Narkoba yang bekerja sama dengan Unit Reaksi Cepat (URC)  ‎ ‎Satreskrim dan personel Sat Samapta, kepolisian menggelar patroli dan razia besar-besaran di berbagai lokasi rawan pada Kamis malam (15/10/2026). ‎Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan narkotika di wilayah Kabupaten Tana Toraja. ‎ ‎Razia yang dipimpin langsung oleh Kasat Res Narkoba Polres Tana Toraja, IPTU Arlinansius A.L., memprioritaskan pemeriksaan di sejumlah kamar kos dan area tersembunyi yang kerap dicurigai menjadi tempat transaksi atau penyalahgunaan barang haram tersebut. ‎ Dalam aksi ini, petugas memeriksa: ‎ • Identitas diri dan badan para penghuni maupun pengunjung di lokasi. ‎ • Barang bawaan yang mencurigakan. ‎ • Kendaraan dan fasilitas di sekitar area kos-kosan. ‎ Tidak hanya memeriksa fisik, polisi juga ...

Fasilitas Baru, Semangat Baru: Bupati Toraja Utara Resmikan Gedung UPT Puskesmas Pasang

SEPUTAR KITA NEWS --- TORAJA UTARA – Kabar gembira bagi masyarakat Kecamatan Dende' Piongan Napo. Layanan kesehatan di wilayah ini dipastikan akan semakin prima. Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, meresmikan gedung baru UPT Puskesmas Pasang pada Rabu (14/10/2026). Mengusung tema “Melayani dengan Hati, Sehat untuk Semua” , peresmian ini menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih layak, ramah, dan merata. Acara peresmian ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis dan penandatanganan prasasti oleh Bupati. Tidak hanya gedung baru, Puskesmas Pasang juga menerima satu unit mobil ambulans baru untuk mempercepat respons layanan darurat bagi warga sekitar. Pelayanan Kesehatan Harus Humanis: "Sambut dengan Senyuman" Dalam sambutannya, Bupati Frederik Victor Palimbong mengingatkan bahwa kemegahan gedung baru harus diimbangi dengan kualitas pelayanan yang tulus. Menurutnya, kesembuhan pasien sering kali dimulai dari...

Perangi Narkoba, Kafe Malam di Toraja Utara Dirazia Petugas Gabungan

  SEPUTAR KITA NEWS --- TORAJA UTARA – Guna memutus rantai peredaran narkotika, petugas gabungan dari Polres Toraja Utara dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tana Toraja menggelar razia besar-besaran di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) pada Jumat (09/10/2026) malam. Operasi yang dimulai pukul 22.30 WITA ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Toraja Utara, Kompol Gerianto Pabuang, S.H., didampingi Kasat Resnarkoba AKP Muhammad Arif, S.H., dan Kasat Reskrim Iptu Ruxon, S.H. Sebanyak 16 personel gabungan diterjunkan untuk menyisir titik-titik rawan peredaran barang haram tersebut. Fokus operasi malam itu menyasar dua hiburan malam terkemuka di wilayah Toraja Utara, yakni Cafe ANS dan Cafe Pacific. Petugas memeriksa ketat identitas diri, barang bawaan, hingga gerak-gerik para pengunjung maupun pekerja kafe. Tidak hanya memeriksa barang bawaan, petugas juga langsung menggelar tes urine di tempat secara acak bagi mereka yang perilakunya mencurigakan. Langkah ini diambil sebagai d...

Diikuti 972 Wisudawan, Polres Toraja Utara Sukses Amankan Kegiatan Wisuda UKI Toraja

​Seputar Kita News --- Toraja ---- Polres Toraja Utara turun tangan mengamankan acara wisuda Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja. Pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Toraja Utara untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman. ​Acara wisuda Sarjana (S1) dan Magister (S2) ini digelar di Kampus 2 UKI Toraja, Sabtu (03/10/2026). Lokasi tepatnya berada di Jalan Poros Rantepao - Palopo, Kelurahan Tallunglipu Matallo, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara. ​Sebanyak total 55 personel Polres Toraja Utara dikerahkan dan disebar di berbagai tempat strategis. Petugas menjaga lokasi acara hingga jalur jalan yang dilewati oleh para wisudawan dan tamu undangan. ​Polisi juga menyediakan 12 pos siaga di beberapa titik rawan. Selain itu, ada Tim Pengurai Kemacetan dan Tim Patroli Mobile yang siap bergerak cepat di lapangan. ​Acara wisuda di Auditorium Kampus 2 UKI Toraja ini diikuti oleh 972 wisudawan dari berbagai jurusan. Banyaknya jumlah peserta dan tamu membuat pe...

Reses di Toraja, Agustina Mangande Tampung Aspirasi Pengrajin Manik-Manik dan Kelompok Tani

SEPUTAR KITA NEWS --- TORAJA – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Agustina Mangande, menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam rangkaian kegiatan reses di sejumlah titik di Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara. Aspirasi yang disampaikan warga mencakup kebutuhan pengembangan usaha kerajinan manik-manik hingga dukungan sarana produksi pertanian. Kegiatan reses ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung persoalan yang mereka hadapi sekaligus mengusulkan program yang dinilai dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Salah satu pertemuan berlangsung pada Kamis (15/10/2026), di Tongkonan Pongleon Tua, Lembang Angin-Angin, Kecamatan Kesu’, Kabupaten Toraja Utara. Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan bahwa pengrajin manik-manik membutuhkan dukungan pemasaran, bahan baku, dan modal usaha. Sementara itu, kelompok tani mengusulkan pengadaan traktor, bibit, dan pupuk untuk mendukung kegiatan pertanian. Bagi para pengrajin manik-manik, tantangan ti...

Krisis BBM Merembet di Toraja: Setelah Solar Langka dan Truk Mengular, Kini Pertalite Eceran Tembus Rp15 Ribu

  ‎ ‎Seputar Kita News -- Toraja – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Toraja Raya kian meluas dan memukul berbagai sektor. Tidak hanya para sopir truk dan angkutan umum yang kelimpungan akibat pangkas pasokan Solar subsidi hingga 50 persen, pengendara roda dua pun kini menjerit. Fenomena kelangkaan ini dimanfaatkan oleh sejumlah pengecer nakal yang nekat menaikkan harga Pertalite hingga tembus Rp15.000 per botol demi meraup keuntungan sepihak. ‎ ‎Di beberapa SPBU di Tana Toraja dan Toraja Utara, pemandangan antrean panjang kendaraan roda empat dan truk pembawa logistik yang mengular hingga ke badan jalan sudah menjadi makanan sehari-hari. Pengurangan suplai Solar membuat para sopir terpaksa mengantre berjam-jam, bahkan bermalam di SPBU. Di sisi lain, menipisnya stok Pertalite di SPBU resmi memaksa masyarakat beralih ke pedagang eceran botolan meski harganya mencekik kantong. ‎ ‎Sisi Edukasi: Aturan Hukum bagi Pengecer dan Pelaku Penimbunan ‎ Membeli BBM dari SPB...