SEPUTAR KITA NEWS --- RANTEPAO — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Toraja Utara punya cara jitu untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkotika. Pada Selasa (13/10/2026) pagi, mereka menggelar sosialisasi pencegahan dan penanganan tindak pidana narkotika di SMAN 6 Toraja Utara, Kecamatan Kesu’, Kabupaten Toraja Utara.
Kegiatan edukatif ini dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Toraja Utara, AKP Muhammad Arif, S.H., bersama timnya. Kedatangan pihak kepolisian ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh para siswa dan siswi yang haus akan informasi bermanfaat.
Remaja dikenal sebagai kelompok yang rentan terhadap bujuk rayu penyalahgunaan narkotika. Oleh karena itu, membekali mereka dengan pengetahuan sejak dini di sekolah menjadi benteng pertahanan yang sangat krusial.
Kasat Resnarkoba Polres Toraja Utara, AKP Muhammad Arif, S.H., menegaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan agar para pelajar tidak salah melangkah akibat kurangnya informasi.
"Kami ingin para siswa mengenali jenis dan golongan narkotika, serta memahami betul dampak buruk yang ditimbulkannya, baik bagi kesehatan fisik, mental, maupun masa depan mereka," ujar AKP Muhammad Arif.
Tidak hanya bicara soal bahaya kesehatan, AKP Muhammad Arif juga memaparkan aspek hukum dan medis secara gamblang. Beliau menjelaskan bagaimana hukum menindak tegas para pemakai, pengedar, hingga bandar narkoba.
Di sisi lain, kepolisian juga mengenalkan program rehabilitasi bagi pengguna melalui Tim Asesmen Terpadu (TAT) sebagai solusi penyembuhan bagi mereka yang telah menjadi korban.
Di akhir penjelasannya, AKP Muhammad Arif menaruh harapan besar agar para pelajar SMAN 6 Toraja Utara tidak sekadar menjauhi narkoba, tetapi berani mengambil peran lebih.
"Kami mengajak seluruh siswa dan siswi SMAN 6 Toraja Utara untuk berani menjadi agen pemberantasan narkotika. Mereka harus bisa membentengi diri sendiri, keluarga, serta melaporkan jika ada indikasi penyalahgunaan di sekitar mereka," pungkasnya.
Suasana sosialisasi yang berlangsung tertib ini menjadi semakin hidup saat memasuki sesi tanya jawab interaktif. Banyak pelajar memanfaatkan momen ini untuk berdiskusi langsung mengenai tips menghindari peredaran gelap narkoba hingga cara aman melaporkan dugaan penyalahgunaan di lingkungan tempat tinggal mereka. (M.khanif)

Komentar
Posting Komentar