SEPUTAR KITA NEWS -- MAKALE – Bupati Tana Toraja dr. Zadrak Tombeg bersama Wakil Bupati Erianto L. Paundanan mengajak insan pers memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah. Kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat dinilai penting untuk mewujudkan Tana Toraja yang maju, berdaya saing, mandiri, serta tetap berpegang pada nilai-nilai budaya.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi bersama awak media yang berlangsung di Taman PKK, Makale, Senin (12/10/2026). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu diprakarsai Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Tana Toraja, dengan Kepala Dinas Berthy Mangontan sebagai mediator.
Dalam pertemuan tersebut, Zadrak menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan maksimal jika hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, termasuk media, untuk bersama-sama mengawal jalannya pembangunan.
Menurutnya, meskipun silaturahmi bersama awak media baru terlaksana pada tahun kedua masa pemerintahan Zadrak-Erianto (Zatria), hal itu tidak mengurangi pentingnya membangun komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan.
“Saya yakin Tana Toraja akan lebih maju kalau kita semua sehati dan bersinergi, termasuk dengan para pemangku kepentingan lainnya. Media juga diharapkan terus melakukan kontrol dan memberikan koreksi yang konstruktif,” ujar Zadrak.
Ia menilai, peran media tidak hanya sebatas menyampaikan informasi mengenai program pemerintah kepada masyarakat. Pers juga memiliki fungsi penting sebagai pengawas sosial, penyampai aspirasi publik, serta pemberi masukan agar kebijakan dan pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lebih baik.
Zadrak berharap, komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan insan pers dapat mendukung terwujudnya program Tana Toraja Masero (Bersih), sekaligus mendorong pencapaian visi pembangunan daerah yang maju, berdaya saing, dan mandiri sesuai dengan budaya Toraja.
## Infrastruktur dan UMKM Jadi Perhatian
Selain menyoroti pentingnya sinergi, Zadrak mengungkapkan bahwa pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, akses jalan yang memadai berperan penting dalam memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil produksi, serta aktivitas ekonomi, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, lanjutnya, juga terus berupaya membuka peluang bagi produk lokal agar semakin dikenal dan memiliki pasar yang lebih luas.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan Tenun Toraja yang telah dilaksanakan dua kali. Pada pelaksanaan tahun 2025, kegiatan itu dihadiri Menteri Koperasi dan UKM saat itu, Dr. Ferry Juliantono.
Zadrak menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana promosi bagi produk tenun Toraja sekaligus membuka peluang pasar bagi kelompok pengrajin lokal.
Ia menyebut, setelah mengikuti kegiatan promosi dan pameran, sejumlah kelompok pengrajin mulai menerima pesanan dalam jumlah yang meningkat. Bahkan, beberapa di antaranya mengalami kesulitan memenuhi permintaan yang terus berdatangan.
“Salah satunya tenun Simbuang. Setelah mengikuti pameran, pesanan terus mengalir sehingga pengrajin kewalahan melayani permintaan,” ungkapnya.
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa promosi yang tepat dapat membantu produk lokal menjangkau pasar yang lebih luas. Namun, peningkatan permintaan juga perlu diimbangi dengan penguatan kapasitas produksi, kualitas produk, dan keberlanjutan usaha agar manfaat ekonominya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
## Erianto: Tana Toraja Masero Tanggung Jawab Bersama
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Tana Toraja Erianto L. Paundanan menegaskan bahwa mewujudkan Tana Toraja Masero bukan semata-mata tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Ia menilai, kerja sama dengan media memiliki peran strategis, baik dalam menyebarluaskan informasi pembangunan maupun dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan dan pelaksanaan program pemerintah.
Menurut Erianto, pemberitaan yang informatif, berimbang, dan membangun dapat membantu masyarakat memahami arah pembangunan sekaligus mendorong pemerintah terus memperbaiki kualitas pelayanan publik.
Pemerintah, kata dia, membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat agar berbagai program pembangunan di sektor infrastruktur, ekonomi, sosial, dan lingkungan dapat berjalan lebih optimal.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan insan pers. Harapannya, hubungan yang terbuka dan saling menghargai dapat terus terjaga, dengan tetap menempatkan kepentingan masyarakat sebagai tujuan utama.
Pada akhirnya, kemajuan Tana Toraja tidak hanya ditentukan oleh program yang direncanakan pemerintah, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat, dunia usaha, dan media dalam mengawal serta memastikan pembangunan memberikan manfaat nyata bagi warga. (M.khanif)

Komentar
Posting Komentar